Wisudawan Untag Asal NTT Hadiri Wisuda Tanpa Keluarga, Civitas Akademis Urunan Kirim Donasi

METROTODAY, SURABAYA – Kebahagiaan wisuda ke-133 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Sabtu (22/8), terasa lebih bermakna. Di sela-sela perayaan kelulusan periode II Genap Tahun Akademik 2025/2026, kampus menyerahkan sumbangan kemanusiaan bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi.

Di antara para wisudawan hadir pula Markus Andrianus, lulusan Administrasi Niaga yang berasal dari Flores Timur, wilayah yang juga merasakan guncangan gempa.

Markus mengaku hanya ibunya yang hadir mendampingi wisuda hari ini, sementara keluarga besarnya tetap berada di Flores Timur. Meski daerah asalnya hanya mengalami guncangan ringan, ia menyampaikan banyak teman dan kerabat di wilayah lain NTT mengalami dampak yang lebih berat.

“Kalau daerahku itu di Flores Timur, itu terdapat kayak guncangan sedikit aja. Nggak terlalu parah juga sih. Tapi banyak teman dan saudara jauh yang kena terdampak,” ungkap Markus.

Kondisi jaringan komunikasi yang terganggu membuat sejumlah teman dan keluarganya di daerah terdampak hingga kini belum bisa dihubungi.

“Kalau dari teman-temanku itu kayak di daerah terkena terdampak, kena dampak itu nggak bisa dihubungi keluarganya. Karena jalur jaringan juga setengah mati gitu,” tuturnya.

Saat gempa terjadi, Markus langsung berupaya menghubungi orang tuanya. Ia mengetahui kabar gempa sekitar pukul 06.00 waktu setempat, atau setara pukul 07.00 waktu Flores. Syukurlah, keluarganya selamat.

“Harapan saya ya semoga kayak gerakan cepat aja buat sumbangan itu buat warga-warga terdampak di Flores,” harapnya.

Sementara itu Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., menjelaskan bahwa Ikatan Keluarga Besar Alumni telah menyerahkan donasi senilai Rp 97 juta lebih. Dana tersebut akan digabungkan dengan sumbangan dari civitas akademika kampus sebelum disalurkan.

“Nanti kita gabung dengan donasi, kita kan menghimpun dana dari civitas akademika, kita gabung yang dari alumni. Kemudian nanti ada tim yang kita bekerja sama dengan pihak ketiga yang nanti akan mendatangi langsung NTT,” jelas Harjo.

Terkait kabar puluhan mahasiswa asal NTT yang terdampak gempa, Rektor menyampaikan bahwa seluruh wisudawan asal NTT hadir lengkap.

“Alhamdulillah, yang wisuda hari ini memang ada lulusan dari NTT, alhamdulillah hadir semua,” ujarnya.

Penyaluran bantuan direncanakan akan segera dilakukan agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga yang membutuhkan di tengah masa pemulihan pascabencana. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Kebahagiaan wisuda ke-133 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Sabtu (22/8), terasa lebih bermakna. Di sela-sela perayaan kelulusan periode II Genap Tahun Akademik 2025/2026, kampus menyerahkan sumbangan kemanusiaan bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi.

Di antara para wisudawan hadir pula Markus Andrianus, lulusan Administrasi Niaga yang berasal dari Flores Timur, wilayah yang juga merasakan guncangan gempa.

Markus mengaku hanya ibunya yang hadir mendampingi wisuda hari ini, sementara keluarga besarnya tetap berada di Flores Timur. Meski daerah asalnya hanya mengalami guncangan ringan, ia menyampaikan banyak teman dan kerabat di wilayah lain NTT mengalami dampak yang lebih berat.

“Kalau daerahku itu di Flores Timur, itu terdapat kayak guncangan sedikit aja. Nggak terlalu parah juga sih. Tapi banyak teman dan saudara jauh yang kena terdampak,” ungkap Markus.

Kondisi jaringan komunikasi yang terganggu membuat sejumlah teman dan keluarganya di daerah terdampak hingga kini belum bisa dihubungi.

“Kalau dari teman-temanku itu kayak di daerah terkena terdampak, kena dampak itu nggak bisa dihubungi keluarganya. Karena jalur jaringan juga setengah mati gitu,” tuturnya.

Saat gempa terjadi, Markus langsung berupaya menghubungi orang tuanya. Ia mengetahui kabar gempa sekitar pukul 06.00 waktu setempat, atau setara pukul 07.00 waktu Flores. Syukurlah, keluarganya selamat.

“Harapan saya ya semoga kayak gerakan cepat aja buat sumbangan itu buat warga-warga terdampak di Flores,” harapnya.

Sementara itu Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., menjelaskan bahwa Ikatan Keluarga Besar Alumni telah menyerahkan donasi senilai Rp 97 juta lebih. Dana tersebut akan digabungkan dengan sumbangan dari civitas akademika kampus sebelum disalurkan.

“Nanti kita gabung dengan donasi, kita kan menghimpun dana dari civitas akademika, kita gabung yang dari alumni. Kemudian nanti ada tim yang kita bekerja sama dengan pihak ketiga yang nanti akan mendatangi langsung NTT,” jelas Harjo.

Terkait kabar puluhan mahasiswa asal NTT yang terdampak gempa, Rektor menyampaikan bahwa seluruh wisudawan asal NTT hadir lengkap.

“Alhamdulillah, yang wisuda hari ini memang ada lulusan dari NTT, alhamdulillah hadir semua,” ujarnya.

Penyaluran bantuan direncanakan akan segera dilakukan agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga yang membutuhkan di tengah masa pemulihan pascabencana. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait