5 Korban Ledakan Gas di San Antonio Surabaya Alami Luka Bakar Hingga 18 Persen

METROTODAY, SURABAYA — Lima korban ledakan dahsyat di ruko Rumah Makan Nasi Tempong, kawasan San Antonio, Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya, kini mendapat penanganan medis di RSUD Haji Sukolilo.

Ledakan diduga berasal dari tabung gas Elpiji berkapasitas 50 kilogram yang berada di dapur tempat usaha tersebut.

Berdasarkan keterangan petugas BPBD, kelima korban langsung dilarikan ke RSUD Haji Sukolilo untuk mendapatkan perawatan.

“Ya, benar ada lima korban yang dibawa ke RS Haji,” ujar perwakilan BPBD.

Dari rincian yang dihimpun, 5 orang di antaranya dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan kondisi luka bakar mencapai 13 hingga 18 persen. Mereka saat ini sedang ditangani tim medis di bawah pengawasan dokter bedah plastik.

Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bangunan ruko tempat kejadian, di mana separuh bangunan hancur. Ruko-ruko dan rumah di sebelahnya juga mengalami kerusakan, terutama pada bagian kaca jendela yang pecah akibat getaran dahsyat.

Penyelidikan terkait penyebab pasti dan dampak kerusakan di lokasi masih terus dilakukan pihak berwenang. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA — Lima korban ledakan dahsyat di ruko Rumah Makan Nasi Tempong, kawasan San Antonio, Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya, kini mendapat penanganan medis di RSUD Haji Sukolilo.

Ledakan diduga berasal dari tabung gas Elpiji berkapasitas 50 kilogram yang berada di dapur tempat usaha tersebut.

Berdasarkan keterangan petugas BPBD, kelima korban langsung dilarikan ke RSUD Haji Sukolilo untuk mendapatkan perawatan.

“Ya, benar ada lima korban yang dibawa ke RS Haji,” ujar perwakilan BPBD.

Dari rincian yang dihimpun, 5 orang di antaranya dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan kondisi luka bakar mencapai 13 hingga 18 persen. Mereka saat ini sedang ditangani tim medis di bawah pengawasan dokter bedah plastik.

Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bangunan ruko tempat kejadian, di mana separuh bangunan hancur. Ruko-ruko dan rumah di sebelahnya juga mengalami kerusakan, terutama pada bagian kaca jendela yang pecah akibat getaran dahsyat.

Penyelidikan terkait penyebab pasti dan dampak kerusakan di lokasi masih terus dilakukan pihak berwenang. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait