966 PNS Kota Surabaya Terima Satyalancana Karya Satya, Wali Kota: Jaga Integritas, Hindari Korupsi

METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menggelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Balai Kota Surabaya, Senin (17/8).

Upacara bendera HUT Kemerdekaan RI di Balai Kota, Wali Kota Surabaya memimpin langsung upacara. (Foto: Istimewa)

Suasana berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebudayaan, dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Upacara dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat Pemkot, tamu undangan, serta ratusan warga yang antusias menyaksikan peringatan kemerdekaan di Kota Pahlawan.

Eri Cahyadi bersama Ketua TP-PKK Kota Surabaya Rini Indriyani mengenakan pakaian adat Teluk Belanga asal Kepulauan Riau.

Rangkaian diawali kirab bendera pusaka, pengibaran Sang Merah Putih, serta mengheningkan cipta mengenang jasa para pahlawan.

Sebagai pembeda, upacara disemarakkan tari kolosal bertema “Kampung Pancasila” yang mengilustrasikan pengamalan nilai-nilai Pancasila untuk mengikis kesenjangan dan menurunkan angka kemiskinan di Surabaya.

Pemkot juga menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 966 PNS yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun.

Kepada para penerima, Wali Kota Eri berpesan untuk senantiasa menjaga integritas, menghindari korupsi, dan mengutamakan kepentingan rakyat.

“Kita disumpah untuk kepentingan rakyat, maka kita harus memberikan apa yang kita miliki demi kepentingan masyarakat Kota Surabaya. Kita harus menghindari korupsi dan terus menjaga kualitas pelayanan publik,” pesannya.

Pada momentum kemerdekaan ini, Eri menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan. Ia mengajak pemuda Surabaya terlibat aktif, bukan sekadar menjadi penonton.

“Pada momentum ini, saya mengajak seluruh pemuda Surabaya untuk tidak hanya menjadi penonton pasif, melainkan mewarisi ‘api perjuangan’ Bung Karno dengan terlibat aktif menjaga dan mempertahankan kemerdekaan di kota ini,” ungkapnya.

Cak Eri sapaan akrabnya berharap anak muda hadir memberikan solusi nyata atas persoalan kota: pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, pencegahan putus sekolah, hingga pemberantasan kekerasan dan premanisme.

METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menggelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Balai Kota Surabaya, Senin (17/8).

Upacara bendera HUT Kemerdekaan RI di Balai Kota, Wali Kota Surabaya memimpin langsung upacara. (Foto: Istimewa)

Suasana berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebudayaan, dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Upacara dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat Pemkot, tamu undangan, serta ratusan warga yang antusias menyaksikan peringatan kemerdekaan di Kota Pahlawan.

Eri Cahyadi bersama Ketua TP-PKK Kota Surabaya Rini Indriyani mengenakan pakaian adat Teluk Belanga asal Kepulauan Riau.

Rangkaian diawali kirab bendera pusaka, pengibaran Sang Merah Putih, serta mengheningkan cipta mengenang jasa para pahlawan.

Sebagai pembeda, upacara disemarakkan tari kolosal bertema “Kampung Pancasila” yang mengilustrasikan pengamalan nilai-nilai Pancasila untuk mengikis kesenjangan dan menurunkan angka kemiskinan di Surabaya.

Pemkot juga menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 966 PNS yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun.

Kepada para penerima, Wali Kota Eri berpesan untuk senantiasa menjaga integritas, menghindari korupsi, dan mengutamakan kepentingan rakyat.

“Kita disumpah untuk kepentingan rakyat, maka kita harus memberikan apa yang kita miliki demi kepentingan masyarakat Kota Surabaya. Kita harus menghindari korupsi dan terus menjaga kualitas pelayanan publik,” pesannya.

Pada momentum kemerdekaan ini, Eri menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan. Ia mengajak pemuda Surabaya terlibat aktif, bukan sekadar menjadi penonton.

“Pada momentum ini, saya mengajak seluruh pemuda Surabaya untuk tidak hanya menjadi penonton pasif, melainkan mewarisi ‘api perjuangan’ Bung Karno dengan terlibat aktif menjaga dan mempertahankan kemerdekaan di kota ini,” ungkapnya.

Cak Eri sapaan akrabnya berharap anak muda hadir memberikan solusi nyata atas persoalan kota: pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, pencegahan putus sekolah, hingga pemberantasan kekerasan dan premanisme.

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait