Menurut Vykka, tugas besar kini menanti jajaran direksi terpilih. Keseimbangan yang tepat harus terus dijaga: perusahaan harus sehat secara keuangan dan maju pesat, namun tidak boleh melupakan tugas mulia menyediakan air bersih sebagai kebutuhan paling dasar bagi setiap warga kota.
“Untuk Perumda Air Minum Surya Sembada, Direksi tidak hanya dituntut sehat secara bisnis, tetapi juga harus memahami bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab pelayanan publik,” tegasnya.
Penerapan tata kelola yang baik, terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, dan bebas dari penyimpangan menjadi syarat mutlak yang harus dipegang teguh dalam setiap langkah kerja.
Kini masa seleksi telah berakhir, saatnya bergerak cepat: melanjutkan hal-hal yang sudah baik, memperbaiki kekurangan, dan melahirkan pembaruan yang berguna bagi kemajuan perusahaan dan kenyamanan masyarakat.
“Fokusnya tentu bukan lagi pada proses seleksi, tetapi bagaimana jajaran Direksi ini dapat segera bekerja, melanjutkan hal-hal yang sudah baik, melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang masih perlu diperbaiki, serta menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Ada tiga sasaran utama yang ditekankan pemerintah daerah: peningkatan mutu pelayanan, penguatan kondisi dan kinerja perusahaan, serta perluasan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Keberhasilan kepemimpinan baru tidak hanya dilihat dari keuntungan yang diperoleh, melainkan terukur dari kepuasan warga akan ketersediaan air bersih yang cukup, bersih, dan terjangkau.
“Harapannya, Direksi yang terpilih mampu membawa Perumda Air Minum Surya Sembada menjadi perusahaan yang semakin sehat, profesional, adaptif, dan semakin kuat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (ahm)

