Ketua KPU Kota Surabaya, Soeprayitno. (Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Menyikapi dinamika pertumbuhan penduduk dan pesatnya perkembangan wilayah di Kota Pahlawan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mulai menyusun ulang peta politik.
Saat ini, KPU tengah melakukan kajian mendalam terkait kemungkinan pemekaran atau penataan kembali daerah pemilihan (dapil) untuk pemilihan umum ke depan. Langkah ini diambil guna memastikan pembagian wilayah pemilihan tetap aktual dan relevan dengan kondisi Surabaya masa kini.
Ketua KPU Kota Surabaya, Soeprayitno, mengungkapkan bahwa kajian ini menjadi kebutuhan mendesak.
Menurutnya, kondisi geografis dan demografis kecamatan-kecamatan di Surabaya berkembang sangat dinamis, sehingga batas-batas dapil yang digunakan pada Pemilu 2024 lalu dinilai sudah tidak lagi mencerminkan fakta di lapangan.
“Bisa jadi daerah pemilihan pada Pemilu 2024 lalu sudah kurang relevan dengan perkembangan kewilayahan kecamatan di Surabaya. Karena itu saat ini KPU Surabaya melakukan kajian daerah pemilihan,” kata Soeprayitno, Selasa (2/6).
Pria yang akrab disapa Nano itu menegaskan, perlu diluruskan pemahaman publik bahwa pemekaran dapil ini bukan berarti semata-mata untuk menambah jumlah kursi anggota DPRD Surabaya.
Inti dari kebijakan ini adalah upaya mewujudkan keadilan dan proporsionalitas. Penataan ulang dilakukan murni untuk menyeimbangkan jumlah kursi dengan jumlah penduduk serta karakteristik spesifik setiap wilayah.
Jika nantinya hasil kajian menyimpulkan dan merekomendasikan perlunya pemekaran, maka peta persaingan politik di Surabaya dipastikan akan mengalami perubahan signifikan.
Wilayah-wilayah yang dulunya tergabung dalam satu dapil besar, bisa saja dipisah, digabung, atau disusun ulang batas administrasinya.
Hal ini otomatis akan mengubah peta kekuatan sekaligus strategi bertarung bagi seluruh partai politik maupun calon legislatif (caleg) di masa mendatang.
Page: 1 2
Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan dugaan aksi pencurian fasilitas publik di depan Satpas SIM…
Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua…
Momen penuh sukacita mewarnai kedatangan kloter pertama jemaah haji di tanah air.
Kantor pusat Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah oleh penyidik…
Selama ujian akhir semester (UAS) mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendapatkan sarapan bergizi gratis. Sarapan…
Sebuah video yang merekam kebisingan dari aktivitas lapangan padel di kawasan Perumahan The Dharma Indah…
This website uses cookies.