METROTODAY, SURABAYA – Hari Raya Idul Adha membawa berkah bagi pengepul kulit hewan kurban di Surabaya.
Seperti di kawasan Kali Rungkut, Rabu (27/5), dalam sehari pengepul yang ada di pinggir jalan itu mampu mendapatkan 11 ton kulit hewan kurban baik sapi maupun kambing dengan omzet mencapai puluhan juta.
Para pengepul kulit yang berada tepat di pinggir jalan raya tersebut sibuk menampung kulit sisa penyembelihan sapi dan kambing yang nantinya akan didistribusikan ke industri pengolahan kulit.
Seorang pengepul kulit hewan kurban, Udin mengaku telah bergelut di bidang ini selama 7 tahun terakhir. Ia tampak sibuk memilah dan menimbang kulit yang masuk dari masyarakat yang mayoritas merupakan takmir masjid atau mushala.
Baginya, momen ini adalah waktu yang paling ditunggu setiap tahunnya. Dari siang hingga menjelang sore ia mengaku telah mengirimkan satu truk penuh kulit ke pengepul besar di daerah Sidoarjo.

“Per lembar enggak mesti, ada yang Rp 15 ribu, ada yang Rp 20 ribu. Tergantung besar kecilnya dan kondisi sobek tidaknya kulit itu,” ungkap Udin.
Menurutnya, pengumpulan kulit hewan kurban ini sekitar dua hingga tiga hari, dimulai dari hari penyembelihan hingga sehari setelahnya.
Meski singkat, omset yang didapatkan cukup menjanjikan. Tahun ini, Udin menargetkan bisa mengumpulkan sekitar 2.000 lembar kulit hewan kurban.
“Tahun lalu hampir 2.000 lembar, hari ini sampai sore sekitar 1.500 lembar atau sekitar 11 ton. Mudah-mudahan bisa lebih. Untuk harga masih sama, tidak ada kenaikan. Harga ini sudah patokan dari pabrik, jadi saya ikut saja,” jelasnya.
Udin menjelaskan bahwa kulit-kulit mentah ini tidak berakhir sebagai sampah, melainkan menjadi bahan baku berharga bagi industri kerajinan.

