Hasil TKA sendiri dijadwalkan baru akan diumumkan pada 26 Mei 2026 mendatang. Pihaknya berharap setelah hasil keluar, calon murid dan orang tua dapat mulai menghitung peluang masuk melalui jalur ini.
“Hasil TKA memang belum tayang, nanti insyaallah tanggal 26 Mei. Pada saat hasil TKA tayang, kita sudah sama-sama bisa berhitung,” katanya.
Dalam perhitungan gabungan tersebut, hasil TKA diberi bobot 40 persen, sedangkan nilai rapor yang diterbitkan sekolah masing-masing memiliki bobot 60 persen.
“Hasil TKA nanti kita proporsi dengan 40%. Sisanya adalah nilai rapor yang diproduksi oleh masing-masing sekolah,” paparnya.
Selain perubahan sistem penilaian, Dispendik juga mengatur urutan proses seleksi agar memberi peluang lebih luas.
Jalur perlombaan dan penghafal kitab suci akan diproses lebih dahulu, baru kemudian dibuka pendaftaran untuk jalur prestasi akademik.
“Kita akan mendahulukan yang perlombaan dan penghafal kitab suci,” tegas Febrina.
Sistem ini memungkinkan peserta yang belum beruntung di jalur perlombaan, masih memiliki kesempatan kembali mendaftar melalui jalur akademik.
“Artinya, kita juga memberi kesempatan yang luas. Jadi yang sudah mengambil perlombaan tapi ternyata enggak beruntung, bisa masuk di jalur rapor,” tambahnya.
Berikut rincian jadwal pelaksanaannya:
- Jalur perlombaan (akademik & nonakademik) dan penghafal kitab suci: Verifikasi berkas 21 April–15 Juni 2026, pendaftaran 27–29 Juni 2026, pengumuman 30 Juni 2026.
- Jalur prestasi akademik: Verifikasi berkas 20 April–15 Juni 2026, pendaftaran 1–3 Juli 2026, pengumuman hasil 4 Juli 2026.
Seluruh informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, dan mekanisme pendaftaran SPMB Surabaya Tahun Ajaran 2026/2027 dapat diakses masyarakat melalui laman resmi di alamat spmb.surabaya.go.id. (ahm)

