Categories: Surabaya

147 Ribu KK Masih Nonaktif, Warga Surabaya Diminta Segera Konfirmasi Data

METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya hingga saat ini masih menonaktifkan sementara akses Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi 147.545 Kartu Keluarga (KK).

Warga yang terdampak ini tidak ditemukan keberadaannya saat survei Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga akses ke berbagai layanan publik dan bantuan sosial sementara dibatasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan bahwa per 31 Maret 2026, jumlah KK yang dinonaktifkan mencapai 148.537. Namun, setelah sosialisasi dan himbauan, tercatat 992 KK telah melakukan konfirmasi hingga Jumat (17/4).

“Setelah warga melakukan klarifikasi dan mengonfirmasi keberadaannya, status nonaktif sementara akan otomatis dibuka,” ujar Eddy, Minggu (19/4).

Secara kumulatif, sejak pengumuman awal pada Februari 2026 lalu yang menyebutkan angka 181.867 KK, hingga saat ini sudah ada 34.322 KK yang berhasil melakukan validasi data. Meski demikian, masih terdapat ratusan ribu warga yang belum melapor sehingga statusnya tetap terkunci.

Eddy menegaskan, selama status NIK masih dinonaktifkan, warga tidak bisa mengakses layanan administrasi, mendaftar beasiswa, mengurus perizinan usaha, hingga menerima program bantuan atau intervensi dari Pemkot Surabaya.

“Ketika data kependudukan dinonaktifkan sementara, otomatis pengajuan bantuan kepada Pemkot tidak dapat diproses,” tegasnya.

Kebijakan ini dilakukan demi akurasi data. Menurut Eddy, sebagian besar warga yang datanya dinonaktifkan memang tidak ditemukan di alamat domisili saat petugas melakukan pendataan. Mereka diduga sudah pindah ke luar kecamatan, luar kota, bahkan luar negeri.

“Saat petugas turun langsung ke lapangan, mereka tidak berada di alamat saat pendataan. Karena itu kami harapkan ada klarifikasi dari yang bersangkutan,” tuturnya.

Pemkot masih membuka peluang bagi warga untuk melakukan pembenahan data. Proses pembaruan data dilakukan secara berkala setiap tiga bulan sekali.

“Data akan terus kami perbarui. Misalnya periode April, Mei, Juni akan diperbarui pada Juli, dan seterusnya,” jelasnya.

Warga yang ingin mengecek status NIK-nya dapat mengakses laman resmi:
https://surabaya.go.id/id/page/0/25002/cek-status-penonaktifan-nik

Jika terindikasi nonaktif, warga dapat melakukan konfirmasi data melalui tautan https://cekinwarga.surabaya.go.id/konfirmasi-data-survey atau datang langsung ke kantor kelurahan sesuai alamat domisili. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Sidoarjo Jadi Kabupaten STBM 5 Pilar, Bukti Budaya Hidup Bersih di Masyarakat

Upaya panjang Pemkab Sidoarjo membangun budaya hidup bersih dan sehat akhirnya membuahkan hasil. Resmi menyandang…

19 hours ago

Harkopnas ke-79, Momentum Serukan Kebangkitan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) sukses menyelenggarakan acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat…

21 hours ago

Isu HIV di Kalangan Pelajar Merupakan Akumulasi Kasus, Dinkes Sidoarjo: Edukasi dan Pendampingan Harus Jadi Prioritas

Isu yang menyebut ratusan pelajar di Kabupaten Sidoarjo terjangkit HIV sempat memicu keresahan masyarakat. Bahkan…

1 day ago

70 Persen Wabah Baru dari Hewan, Surabaya Perkuat Pencegahan Zoonosis Termasuk Leptospirosis dan Rabies

Sekitar 70 persen penyakit menular baru yang berpotensi wabah berasal dari hewan. Menjawab ancaman itu,…

1 day ago

Mentan Amran Janji Bayar Rp 100 Miliar Jika Benih Jagung ITS Hasilkan 10 Ton per Hektare

Kementerian Pertanian RI memberikan dukungan nyata hilirisasi riset perguruan tinggi dengan membeli sejumlah alat pertanian…

1 day ago

Muatan Berat dan Jalan Miring, Tossa Tercebur ke Sungai di Kenjeran Surabaya, Pengemudi Selamat

Sebuah kendaraan roda tiga atau tossa bernomor polisi L 3539 EX yang mengangkut material bangunan…

2 days ago

This website uses cookies.