METROTODAY, SIDOARJO – Seorang perempuan berinisial RYS, warga Kelurahan Mlajah, Kabupaten Bangkalan, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas berpelat merah yang terparkir di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/6) sekitar pukul 11.30 WIB.
Korban diduga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan.
Kendaraan yang digunakan adalah Toyota Kijang Innova berwarna hitam dengan nomor polisi M 1090 GP, tercatat sebagai aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.
Berdasarkan data manifest parkir kendaraan bandara, mobil tersebut masuk ke area parkir sejak Sabtu (20/6) dan tidak tercatat keluar hingga korban ditemukan, atau terparkir selama empat hari berturut-turut.
Penemuan korban bermula saat pengemudi taksi online melihat adanya cairan yang diduga darah keluar dari bagian bawah kendaraan. Setelah diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa duduk di kursi penumpang depan sebelah kiri.
Untuk mengeluarkan jenazah dari dalam kabin yang sempit, petugas dibantu Tim Evakuasi Basarnas Surabaya. Komandan Tim Evakuasi Basarnas Surabaya, Gani, menjelaskan prosesnya cukup menantang.
“Tingkat kesulitan evakuasi karena ruangannya lumayan sempit di dalam sebuah kabin mobil. Sehingga untuk aksesnya itu yang cukup menyulitkan kami,” ujar Gani.
Meski demikian, tim berhasil menyelesaikan proses evakuasi dalam waktu sekitar setengah jam.
Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian. “Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara,” tuturnya.
Hingga saat ini, tim Satuan Pengamanan Bandara Juanda bersama aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi kejadian dan penyebab kematian korban.
Informasi keberadaan mobil dinas dengan jasad perempuan di dalamnya itu akhirnya sampai ke telinga Bupati Bangkalan, Lukman Hakim.
Ia pun membenarkan bahwa kendaraan berwarna hitam itu merupakan mobil operasional Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan.
“Kami mengetahui dari pelat nomor, dari situ kami mengetahui bahwa itu mobil dinas kami di PRKP,” kata Bupati Lukman didampingi Wabup Moh Fauzan Ja’far saat ditemui media di Pendapa Agung Bangkalan, Rabu.
“Kemungkinan besar dipakai pegawai yang ada di PRKP, tapi untuk kepastian siapa, kami menunggu proses dari pihak yang berwajib,” ungkapnya.
Tentang penemuan kartu identitas atas nama Ruly Yunis Setyawati di mobil dinas tersebut, Bupati Lukman membenarkan bahwa Ruly adalah PNS di DPRKP. “Kalau yang disanyalir adalah beliau, mungkin sekretaris dari PRKP Pemkab Bangkalan. Cuma kepastian kami masih menunggu dari pihak berwajib,” tambahnya. (ahm)

