Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (kanan) saat sidak ke SPPG di Kapas Madya usai insiden dugaan keracunan yang dialami oleh para siswa SDN Tembok Dukuh III-85 Surabaya. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa ratusan siswa usai mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat pihak kepolisian, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Badan Gizi Nasional (BGN) Jawa Timur melakukan pemeriksaan mendalam ke lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh.
Sebagai tindak lanjut, SPPG tersebut resmi ditutup sementara waktu guna dilakukan evaluasi menyeluruh.
Pemeriksaan gabungan ini melibatkan jajaran Polrestabes Surabaya, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, serta tim dari BGN Jawa Timur.
Langkah ini diambil setelah menu makanan yang diolah dan didistribusikan oleh SPPG tersebut diduga kuat menjadi penyebab ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan mengalami gangguan kesehatan.
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, meninjau langsung lokasi untuk memastikan seluruh alur pelayanan hingga proses pengolahan makanan telah berjalan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.
Usai melakukan pengecekan langsung ke seluruh ruang produksi dan fasilitas pendukung, Armuji menilai secara umum aspek kebersihan dan pelayanan di lokasi tersebut sudah memenuhi standar yang berlaku.
Page: 1 2
Timnas Spanyol memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup H…
Kisah dongeng Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 belum berakhir. Tim berjuluk Hiu Biru itu…
Timnas Senegal menjaga asa bertahan di Piala Dunia 2026 setelah melumat Irak dengan skor telak…
Timnas Prancis menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan jalan yang mulus. Les Bleus menghajar…
Kejutan mengguncang politik Inggris. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, resmi mengumumkan pengunduran diri sebagai pemimpin…
Aksi unjuk rasa yang digelar sekelompok massa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Jumat…
This website uses cookies.