Categories: Surabaya

Satpam di Sukomanunggal Surabaya Ditemukan Tewas dengan 6 Tusukan

METROTODAY, SURABAYA – Seorang satpam bernama Deky, 34, warga Pesapen, Surabaya, ditemukan tewas bersimbah darah di dalam pos keamanan kawasan perumahan Sukomanunggal Jaya, Surabaya, pada Senin (11/5) dini hari.

Korban dievakuasi ke kamar mayat usai ditemukan tergeletak tak bernyawa di pos keamanan kawasan Sukomanunggal, Surabaya. (Foto: istimewa)

Korban diduga menjadi sasaran pembunuhan sadis dengan total enam luka tusukan di berbagai bagian tubuhnya.

Kasus ini mengundang tanda tanya besar lantaran pelaku hanya membawa kabur telepon genggam milik korban.

Sementara barang berharga lain seperti dompet berisi uang, STNK, hingga sepeda motor dibiarkan utuh di lokasi.

Penemuan jenazah berawal dari kecurigaan rekan sesama satpam yang bertugas pagi itu.

Ia merasa aneh karena lampu kantor pos keamanan masih menyala, padahal sesuai prosedur operasional, lampu seharusnya sudah dimatikan sekitar pukul 05.00 WIB.

Saksi sempat mencari keberadaan Deky di musala kecil di area kantor, mengingat korban dikenal rajin beribadah, namun tidak menemukannya.

Saat berjalan menuju pos keamanan, saksi melihat ceceran darah di depan pintu. Begitu diperiksa, korban sudah tergeletak tak bernyawa di dalam ruangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka tusuk di bagian leher, dada, perut, punggung, lengan, hingga siku.

Polisi menduga kuat korban sempat berusaha melawan atau menangkis serangan pelaku, yang dibuktikan dengan adanya luka di bagian tangan dan siku.

Kapolsek Sukomanunggal Surabaya, Kompol Akhyar, membenarkan insiden tersebut dan memaparkan hasil penyelidikan awal pihaknya.

“Kalau dari luka korban, kelihatannya ada perlawanan, karena korban mendapat luka di leher dan dada. Yang diambil hanya handphone. Dompet, uang, STNK, dan motor masih ada,” ungkap Kompol Akhyar.

Tim Identifikasi Forensik (Inafis) telah melakukan penyisiran menyeluruh di area pos keamanan, semak-semak, hingga bagian atas genteng dalam radius sekitar 10 meter dari lokasi kejadian untuk mencari senjata tajam yang diduga digunakan pelaku. Namun hingga kini, alat tersebut belum ditemukan.

Sementara itu, pihak kepolisian telah memeriksa sedikitnya lima orang saksi, termasuk rekan sejawat dan pelapor pertama yang menemukan korban.

Jenazah Deky telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya guna keperluan autopsi lebih lanjut.

Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami motif di balik pembunuhan tersebut.

Hanya telepon genggam yang hilang, penyidik kini menelusuri kemungkinan adanya motif lain, termasuk dugaan bahwa ada informasi penting di dalam perangkat tersebut yang menjadi sasaran utama pelaku. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taiwan Bidik Pasar Wisatawan Indonesia, Peluang Penerbangan Langsung Surabaya Kembali Terbuka

Taiwan kembali membidik pasar wisatawan Indonesia. Menjelang musim liburan akhir tahun dan Tahun Baru, promosi…

1 day ago

9 Apartemen di Surabaya dari Hibah KPK Terbengkalai: Plang Rampasan Terpasang, Calon Penyewa Mundur

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi atas penyerahan 10 unit aset rampasan negara yang…

1 day ago

Bahagianya Lansia di Griya Wreda Ikuti Lomba Agustusan: Jaga Kebugaran, Daya Ingat dan Kebersamaan

Semangat kemerdekaan menyelimuti Griya Wreda Jambangan Kamis (13/8), saat ratusan lansia penghuni berkumpul mengikuti lomba…

1 day ago

Mentan Amran Siap Usut: Ada yang Mainkan Harga Pakan dan Telur di Surabaya, Diduga Juga Biayai Demo

Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan penjelasan lengkap terkait fluktuasi harga dan pasokan telur yang sempat…

1 day ago

DPKP Surabaya Padamkan Karhutla di Bromo, Medan Berat dan Lautan Pasir Jadi Tantangan

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengerahkan personel serta peralatan untuk membantu penanganan kebakaran…

2 days ago

Usai Juara Piala Presiden, Persebaya Siap Hadapi Penang FC di Stadion GBT

Meski baru saja meraih gelar juara Piala Presiden 2026, perjalanan pramusim Persebaya Surabaya belum berakhir.…

2 days ago

This website uses cookies.