Categories: Nasional

Jaga Marwah Pers di Tengah Gempuran Digital, PWI Jatim Beri Penghargaan 24 Tokoh Nasional dan Daerah

METROTODAY, SURABAYA – Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT Ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tingkat Jawa Timur berlangsung meriah di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (16/4).

Tak sekadar seremonial, gelaran tahun ini menjadi momentum krusial bagi insan pers untuk melakukan refleksi mendalam, yakni kembali ke khittah jurnalisme yang berkualitas di tengah riuhnya disrupsi media sosial.

Antusiasme undangan luar biasa. Ruangan yang disiapkan untuk 200 orang justru dibanjiri 396 undangan atau nyaris 200 persen kehadiran.

Kehadiran para tokoh mulai dari Forkopimda Jatim hingga pengurus PWI kabupaten/kota se-Jatim menegaskan bahwa marwah pers tetap memiliki tempat istimewa di hati publik.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam sambutan pembukaan acara menyampaikan resep agar pers tetap eksis dan relevan. Menurutnya, ada tiga poin harga mati yang harus dipegang teguh insan pers di tengah era digital dan gempuran media sosial.

Yang pertama adalah menjaga akurasi atau kualitas berita sebagai rujukan utama publik.

Kedua, adaptasi teknologi dengan meningkatkan kompetensi SDM di tengah disrupsi digital. Yang ketiga, berpegang teguh pada kode etik demi menjaga profesionalisme dan marwah pers.

Penyerahan PWI Jatim Award kepada Menteri Haji dan Umrah, KH. Irfan Yusuf, yang disampaikan oleh Ketum PWI Pusat Akhmad Munir dalam malam anugerah PWI Jatim Award di Dyandra Covention Center Surabaya, Kamis (16/4/2026). (Foto: Istimewa)

“Adaptasi teknologi dengan meningkatkan kompetensi SDM itu wajib. Namun, yang paling utama adalah berpegang teguh pada kode etik demi menjaga profesionalisme serta marwah pers dari kepentingan luar,” tegas Munir.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim menekankan bahwa esensi HPN adalah komitmen peningkatan kualitas pers.

“Setiap hari kita harus memperbaiki kualitas jurnalisme. Menghadirkan informasi yang mencerahkan dan menjadi kompas bagi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, yang hadir dalam acara tersebut juga mengakui peran vital pers.

Baginya, di tengah banjir informasi di media sosial, proses akurasi dan verifikasi yang dimiliki pers sebagai produk jurnalistik adalah “barang mewah” yang mahal harganya.

“Tanpa pers, sulit membayangkan informasi kredibel bisa sampai ke masyarakat,” puji Emil.

Inspirasi dari “Langkah Sunyi”

Sebelum malam anugerah puncak penghargaan HPN 2026, acara diawali dengan bedah buku “Langkah Sunyi Menuju Puncak” karya jurnalis senior Antara, Abdul Hakim.

Buku ini memotret perjalanan inspiratif Akhmad Munir. Dari seorang wartawan daerah dengan status pembantu koresponden, hingga sukses menduduki kursi Direktur Utama Perum LKBN ANTARA dan Ketua Umum PWI Pusat.

Bedah buku biografi Ketum PWI Pusat, Akhmad Munir, di Dyandra Convention Center, Kamis (16/4/2026). (Foto: Istimewa)

Sebuah bukti nyata bahwa ketekunan dalam profesi ini bisa membawa seseorang ke puncak tertinggi.

Tak hanya soal idealisme, PWI Jatim juga memperhatikan kesejahteraan anggotanya.

Dalam momen tersebut, juga dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara PWI Jatim dengan BUMD PT Jatim Grha Utama (JGU). Kabar baiknya, wartawan bisa mendapatkan subsidi pembelian rumah senilai Rp 35 juta tanpa uang muka (DP) dari JGU.

Apresiasi untuk 24 Tokoh dan Jawara Prapanca

Terakhir sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi berbagai pihak bagi kemajuan bangsa dan daerah, PWI Jatim menganugerahkan penghargaan kepada 24 tokoh lintas sektor.

Puncak kemeriahan terjadi saat penyerahan Piala Prapanca, supremasi tertinggi karya jurnalistik di Jawa Timur itu pada tahun ini diraih oleh Faishol Taselan dari Media Indonesia (Kategori Tulis) dan Trisnadi dari kantor berita Associated Press (AP) (Kategori Foto).

Berikut daftar penerima penghargaan HPN 2026 PWI Jawa Timur Award:

    1. Agus Harimurti Yudhoyono (Tokoh Nasional Inspiratif Bidang Politik
    2. KH. Irfan Yusuf (Tokoh Transformasi Tata Kelola Ibadah Haji)
    3. M.H. Said Abdullah (Tokoh Nasional Politik Anggaran & Kebijakan Publik)
    4. Dr. Hj. Lia Istifhama, S.Sos. (Perempuan Inspiratif)
    5. Deni Wicaksono, S.Sos. (Tokoh Penguatan Integritas Kelembagaan Legislatif)
    6. Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T. (Tokoh Kepemimpinan Inovatif Daerah)
    7. H. Muhammad Fawait, S.E. (Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik)
    8. Sujatmiko, S.H., M.H. (Tokoh Penguatan Integritas Peradilan)
    9. Kadiyono, Bc.IP., S.I.P., M.Si (Tokoh Keterbukaan Informasi Publik)
    10. Dr. Asep Heri, S.H. (Tokoh Peduli Wakaf Rumah Ibadah)
    11. Dr. Bobby Soemiarsono (Tokoh Penguatan Fiskal Daerah)
    12. Dr. Nurkholis, S.Sos. (Tokoh Tata Kelola Lingkungan Hidup)
    13. Ir. Muhammad Yasin, M.Si. (Tokoh Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Daerah)
    14. Dr. Ir. Budiar Anwar (Tokoh Penggerak Good Governance Daerah)
    15. Winardi Legowo, SE. (Tokoh Transformasi Perbankan Daerah)
    16. Mirza Muttaqien, S.H., M.HP. (Tokoh Inovasi Layanan Karantina Terpadu)
    17. Hedi Hedianto (Tokoh Penggerak Layanan Energi Daerah)
    18. Priyo Sudibyo (Tokoh Transformasi Layanan Digital)
    19. AKPB Abaridi Jumhur (Rastra Sewakotama Bidang Layanan Kamtibmas)
    20. AKP Fauzi (Tokoh Rastra Sewakotama Bidang Penegakan Hukum)
    21. Atmaji Sapto Anggoro (Tokoh Pers Nasional)
    22. Dandhy Dwi Laksono (Tokoh Inspiratif Pro Demokrasi)
    23. Martina A.P. (Tokoh Nasional Prestasi Olahraga)
    24. Edi Priyanto (Tokoh Pegiat Lingkungan) (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Florentino Perez Kembali Jadi Presiden Real Madrid, Bakal Tunjuk Mourinho dan Siapkan Galactico Baru

Florentino Perez resmi terpilih kembali sebagai Presiden Real Madrid. Ia memenangkan pemilihan yang mempertemukannya dengan…

6 hours ago

Dikontrak 3 Tahun Latih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong: Gue Persija, Gue Champion!

Shin Tae-yong kembali ke Indonesia. Bukan untuk melatih tim nasional. Pelatih asal Korea Selatan itu…

10 hours ago

Sepuluh Outlet Minuman Kopi di Surabaya Dibobol Maling secara Bersamaan dalam Sebulan

Pelaku pencurian dengan cara membobol toko atau gerai kembali meresahkan masyarakat di Surabaya. Sebanyak sepuluh…

16 hours ago

Mengenal Bung Karno Lebih Dekat di Alun-Alun Balai Pemuda Surabya, Dari Masa Muda Hingga Menjadi Pemimpin Bangsa

Banyak orang mengenal Ir. Soekarno sebagai Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Namun, tidak…

16 hours ago

Sepekan, 9.478 Jemaah Haji Sudah Tiba di Surabaya, 6 Masih Dirawat di Tanah Suci

Hingga Minggu (7/6) malam sebanyak 9.478 jemaah dan petugas hingga Kloter 25. Sebanyak 55 jemaah…

21 hours ago

Minyakita Langka Sejak 2 Bulan Terakhir, Harga Melonjak, Warga Surabaya Beralih ke Minyak Curah

Ketersediaan minyak goreng bersubsidi program pemerintah, Minyakita, kini sulit ditemui di pasar-pasar tradisional di Kota…

1 day ago

This website uses cookies.