Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menegaskan bahwa pihaknya memastikan kenyamanan seluruh jemaah selama menunggu jadwal keberangkatan.
“Kami fasilitasi ratusan jemaah dari NTT sejak tiba di sini; mereka bermalam satu hingga dua hari sebelum melanjutkan perjalanan pulang. Kami siapkan tempat istirahat yang layak karena mereka berangkat melalui Embarkasi Surabaya, sehingga kepulangannya tidak perlu terburu-buru dan cukupkan waktu istirahat agar kondisi tetap nyaman,” ujar Anam.
Ia menambahkan bahwa nantinya jemaah NTT akan pulang menggunakan pesawat udara, berbeda dengan jemaah asal Bali yang beberapa waktu lalu langsung melanjutkan perjalanan menuju daerah asalnya menggunakan bus. (ahm)
Page: 1 2
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur menerima penyerahan aset rampasan negara hasil…
enyerang sayap Belgia dan Manchester City, Jeremy Doku, menjadi pusat perdebatan panas di tengah Piala…
Di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026 yang tersebar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, satu…
Di antara deretan kota tuan rumah Piala Dunia 2026, Kansas City mungkin bukan nama yang…
Sidang gugatan pembongkaran tembok pembatas antara Perumahan Mutiara Regency dan Mutiara City di Desa Banjarbendo,…
Publik sepak bola Indonesia kembali mendapat suguhan laga internasional bergengsi. Klub Liga Inggris, Aston Villa,…
This website uses cookies.