Categories: Kabar Haji

Kemenhaj Tegaskan Aturan tentang Dam Haji, Fasilitasi Perbedaan Fikih Jemaah

Namun, di sisi lain, terdapat juga pendapat ulama dan ormas Islam tertentu yang memperbolehkan pemotongan hewan dam dilakukan di dalam negeri.

“Karena Kementerian Haji itu adalah kementerian yang paham betul secara fikih umat Islam di dunia ini dan di Indonesia itu berbeda-beda. Ada yang percaya bahwasannya dam harus secara fikih ada dalilnya sangat kuat bahwasannya dam itu harus dipotongkan di tanah suci, darahnya harus ditumpahkan di tanah haram. Itu pendapat sebagian ulama, bahkan mungkin mayoritas ulama,” tuturnya.

Meski demikian, Dahnil menambahkan ada juga yang berpendapat secara fikih bahwasannya daging atau hewan dam itu bisa dipotong di dalam negeri.

“Misalnya di beberapa pesantren di Jawa Timur, beberapa kiai, maupun Tarjih Muhammadiyah yang memperbolehkan hewan dam dipotong di dalam negeri,” paparnya.

Wamengaj Dahnil juga menegaskan, fatwa MUI yang mewajibkan dam dipotong di Tanah Haram adalah satu pandangan yang dihormati, namun bukan satu-satunya pandangan yang ada di masyarakat.

Di tengah perbedaan pendapat atau khilafiyah ini, tugas pemerintah adalah memfasilitasi agar masing-masing keyakinan bisa dijalankan dengan tertib dan sesuai aturan di negara tempat beribadah.

“MUI fatwanya tidak diperbolehkan potong (dam) di dalam negeri, tapi harus di tanah haram. Makanya Kementerian Haji karena ada khilafiyah itu, kami menghormati. Jadi jangan saling menegasi satu pandangan terhadap pandangan yang lain. Kementerian Haji memfasilitasi berbagai perbedaan fikih itu untuk diterapkan,” ujarnya.

Melalui surat edaran yang diperkuat itu, Kemenhaj membagi panduan pelaksanaan dam menjadi dua jalur sesuai keyakinan masing-masing.

Bagi jemaah yang meyakini dam wajib dipotong di Tanah Suci, diperbolehkan melaksanakannya namun harus menempuh jalur resmi dan legal sesuai peraturan Kerajaan Arab Saudi, yakni melalui lembaga Adahi. Di luar lembaga tersebut, penyaluran dam dianggap ilegal dan berisiko menimbulkan kesemrawutan.

Page: 1 2 3

Jay Wijayanto

Recent Posts

Architecture Photography Vol. 1: Belajar Arsitektur lewat Jepretan Kamera di Kota Lama Surabaya

Anak-anak itu tidak sekadar jalan-jalan di Kota Lama Surabaya. Mereka mengikuti program seru sekaligus penuh…

1 day ago

Pasca Kebakaran RSUD Dr Soetomo, Tim Labfor Ambil Sampel Kabel, Gedung PPJT Belum Bisa Beroperasi

Pasca peristiwa kebakaran yang terjadi pada Jumat (15/5) lalu, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa…

2 days ago

44 Pasien Dievakuasi Akibat Kebakaran di RSUD dr. Soetomo Surabaya

Kebakaran terjadi di lantai 5 Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo Surabaya,…

3 days ago

Soroti Kelemahan di Babak Pertama, Tavares Minta Pemain Persebaya Tak Jumawa Meski Pesta 7 Gol ke Gawang Semen Padang

Persebaya Surabaya menunjukkan performa luar biasa setelah menghancurkan Semen Padang dengan skor telak 7-0. Namun…

3 days ago

Sapa Jemaah Embarkasi Surabaya di Pesawat, Wamenhaj Sampaikan Salam Presiden Prabowo

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, melakukan peninjauan langsung ke Bandara Internasional…

3 days ago

Hakim Tipikor MA Beber Bahaya Korupsi di Hadapan Ratusan Pengelola Sekolah Aisyiyah

Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Sidoarjo menggelar sharing session bertema “Penguatan Budaya Anti…

3 days ago

This website uses cookies.