Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa melepas keberangkatan jemaah kloter 1 di gedung Muzdalifah Embarkasi Surabaya yang akan terbang ke tanah suci, Rabu (22/4) pagi. (Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Sebanyak 380 orang terdiri dari 374 jemaah dan 6 petugas dari Kloter 1 asal Kabupaten Probolinggo resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci, Rabu (22/4) pagi. Pelepasan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
Rombongan dipastikan terbang menuju Madinah pada pukul 09.30 WIB dari Bandara Internasional Juanda. Dalam sambutannya, Khofifah memberikan ketenangan hati kepada para jemaah yang mungkin merasa cemas menyusul pemberitaan mengenai situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak akan berdampak pada perjalanan ibadah jemaah Indonesia.
“Insyaallah semuanya aman dan tenang, insyaallah Allah menjaga panjenengan. Apa yang jemaah lihat di televisi ada persoalan-persoalan terkait perang di Teluk, insyaallah semuanya tidak akan berdampak pada jemaah haji Indonesia. Aman dan damai. Insyaallah perjalanan dengan pesawat dari Indonesia ke Madinah atau ke Jeddah aman,” tegas Khofifah.
Gubernur dua periode ini memohon doa restu kepada para jemaah agar senantiasa menyisihkan waktu untuk mendoakan daerah dan bangsa di tempat-tempat yang mustajab.
“Mohon didoakan selama panjenengan melaksanakan ibadah haji di tempat-tempat mustajabah, terutama doakan Jawa Timur dan Indonesia aman, damai, sejahtera, dan dunia juga aman. Keluarga panjenengan juga bahagia sejahtera,” imbuhnya.
Khofifah juga mengungkapkan langkah konkret yang akan dilakukan demi memastikan pelayanan maksimal. Ia berencana akan menemui Duta Besar Arab Saudi di Jakarta dalam waktu dekat.
“Insyaallah saya besok lusa akan bertemu beliau di Jakarta untuk memastikan segala sesuatunya berjalan baik,” tuturnya.
Ia pun berharap Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan, dan kelancaran bagi seluruh jemaah, baik yang berangkat maupun keluarga yang ditinggalkan.
Sementara itu, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, memastikan seluruh proses administrasi berjalan lancar. Perlengkapan ibadah (nusuk) dan dokumen perjalanan sudah diterima lengkap oleh para jemaah.
“Jadi kloter pertama dari Kabupaten Probolinggo sejumlah 374 jemaah, yang enam itu petugas kloter dan PHD. Alhamdulillah semua lancar, semua kartu nusuk sudah diterima, barcode koper juga sudah selesai, insyaallah semuanya lancar,” pungkasnya. (ahm)
Proses persidangan perkara dugaan korupsi pengisian perangkat desa di Kabupaten Kediri kembali menjadi sorotan. Politikus…
Proses kedatangan bus pengantar jemaah haji kloter 1 dan 2 dari daerah ke Asrama Haji…
Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) akan berlangsung selama sepuluh…
Sebanyak 760 calon jemaah haji yang tergabung dalam kloter satu dan dua Embarkasi Surabaya telah…
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya…
Persiapan keberangkatan calon jamaah haji menjelang tahap akhir. Kementerian Haji dan Umroh Sidoarjo mengingatkan para…
This website uses cookies.