Categories: Kabar Haji

2 Jemaah Haji Kloter 12 Malang Wafat Alami Serangan Jantung di Pesawat dan Bus

METROTODAY, SURABAYA – Kabar duka menyelimuti jemaah kloter 12 asal Kota Malang yang tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Kamis (4/6) siang. Dua orang jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 12 asal Kota Malang wafat hampir bersamaan.

Satu orang wafat saat pesawat Saudi Arabia Airlines yang ditumpanginya hendak mendarat di Bandara Internasional Juanda, sedangkan satu orang lainnya wafat saat berada di dalam bus menuju Asrama Haji Debarkasi Surabaya.

Dua jemaah tersebut menambah jumlah total jemaah yang wafat hingga kini menjadi 49 orang.

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan untuk kloter 12 ada jemaah yang wafat. Yang pertama atas nama Heri Widianto, kloter 12 asal Kota Malang, Kemudian satunya adalah Wayan Rohani Suwasti, wafat di dalam bus.


Jemaah haji yang diturunkan dari pesawat usai meninggal dunia saat hendak landing di Bandara Juanda. (Foto: Istimewa)

Menurut As’adul Anam, dugaan sementara penyebab utama kedua jemaah wafat adalah akibat kelelahan setelah menunaikan rangkaian ibadah haji, termasuk melaksanakan rangkaian Armuzna. Meski demikian, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi untuk memastikan penyebab pastinya.

“Saya kira kelelahan ya, karena kan masih sangat dekat dengan pelaksanaan ibadah di Armuzna kemudian harus melakukan perjalanan jauh untuk pulang dan sebagainya. Tapi pastinya tetap kita menunggu informasi resmi dari tim medis yang nanti akan disampaikan kepada kami, masih dalam proses,” jelasnya.

Anam menjelaskan kedua jenazah akan langsung dibawa ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan. Terkait asuransi dan pertanggungan, selain yang ditanggung negara, terdapat perlindungan tambahan dari pihak maskapai penerbangan dan biaya perjalanan ibadah haji.

“Mereka akan langsung dibawa ke daerah masing-masing untuk dimakamkan. Untuk pemulasaran dan penanganan medis ditangani oleh pihak RS Haji. Sedangkan asuransi kematian ada dari pihak maskapai sendiri selain itu dari biaya perjalanan haji juga ada jaminan. Besaran pertanggungan dari biaya haji itu disesuaikan dengan BPIH yang telah dibayarkan,” terangnya.

As’adul Anam menambahkan bahwa peristiwa ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi pihak penyelenggara untuk perbaikan di masa mendatang.

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Tangis Tango Membasahi Pipi, Duo Lionel Menepi, Argentina Kini Bersiap Berbenah Diri

Laga final lawan Spanyol diperkirakan menjadi panggung Piala Dunia terakhir bagi Lionel Messi dan sejumlah…

5 hours ago

Dari Korban PHK Alaves Hingga Bawa Spanyol Kuasai Jagat Raya, Takdir Gila Seorang Pak Tua Luis De la Fuente

Tak banyak yang menyangka Luis de la Fuente, pelatih  Timnas Spanyol akan menjadi sosok yang…

13 hours ago

Dikira ke Macan, Nyasar ke Maung, Peralta Resmi Jadi Senjata Baru Persib, Bursa Transfer Memanas

Bandung kembali "gaduh", tapi kali ini bukan soal euforia juara. Persib Bandung resmi mengumumkan Mariano…

13 hours ago

Les Bleus Resmi Pilih Zidane sebagai Pelatih, Kini Ayam Jantan Berkokok Lantang

Setelah 14 tahun berada di bawah komando Didier Deschamps, Timnas Prancis akhirnya memasuki babak baru.…

13 hours ago

Pemkot Tutup Parkir Kawasan Usaha di Surabaya, Wajib Punya Izin dan Tarif Jelas

Pemkot Surabaya memperketat pengawasan penyelenggaraan parkir di kawasan usaha, meliputi pusat perbelanjaan, restoran, hingga kafe.…

22 hours ago

Wabup Mimik Pastikan Sekolah Pesisir Jabon Tak Tertinggal, Rehabilitasi SD dan Program MBG Dipercepat

Pemerataan layanan pendidikan hingga wilayah terpencil kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo…

23 hours ago

This website uses cookies.