Categories: Kabar Haji

Bus Kloter Awal CJH Daerah Belum Sesuai Urutan, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Turun Langsung Lakukan Evaluasi

METROTODAY, SURABAYA – Proses kedatangan bus pengantar jemaah haji kloter 1 dan 2 dari daerah ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya menjadi perhatian serius.

Hal ini terjadi karena arus kedatangan kendaraan tersebut dinilai belum tertata dengan baik sesuai dengan urutan rombongan jemaah yang telah ditetapkan.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, terlihat turun langsung untuk membantu mengatur jalannya bus-bus jemaah.

Ia memastikan setiap kendaraan dapat bergerak dengan tertib dan sampai ke titik pemberhentian di depan ruang penerimaan yang sesuai dengan nomor kloternya masing-masing.

“Cuma tadi arus masuk bus yang kemudian tidak ditata dari daerah sehingga bukan bercampur, tetapi tidak urut sebagaimana yang kita inginkan,” tutur Anam, Selasa (21/4).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak menimbulkan kendala yang berarti terhadap keseluruhan proses penerimaan.

Menurutnya, kondisi ini menjadi bahan evaluasi agar kedatangan bus dari daerah asal dapat lebih teratur di masa mendatang.

Ia juga berencana untuk menyampaikan masukan ini kepada pihak-pihak terkait di daerah agar rombongan selanjutnya dapat mengikuti aturan yang telah disusun dengan baik.

“Tidak ada masalah, saya kira ini evaluasi. Nanti kita akan sampaikan ke daerah, semoga nanti kloter-kloter berikutnya ini benar-benar bisa mengikuti aturan mulai dari kloter rombongan 1 sampai dengan rombongan 9,” jelasnya.

Anam juga menjelaskan bahwa ia turun langsung dalam pengaturan tersebut agar setiap bus yang telah selesai menurunkan penumpang dapat segera bergerak dan meninggalkan lokasi, sehingga tidak terjadi penumpukan yang dapat menghambat kendaraan lain.

Ia menyebutkan bahwa kondisi seperti ini wajar terjadi mengingat proses penerimaan ini baru berlangsung pada hari pertama.

“Ya karena kita tahu seharusnya kan sampai mentok sana. Ini hari pertama lah, maklum kita maklumi seperti itu,” jelasnya.

Sementara itu, sebanyak 760 calon jemaah haji yang tergabung dalam kloter satu dan dua yang berasal dari Kabupaten Probolinggo telah tiba di asrama pada Selasa (21/4) pukul 11.15 WIB.

Setelah tiba, mereka langsung disambut dan diterima oleh panitia di Gedung Mina dan Muzdalifah untuk mengikuti rangkaian proses administrasi serta pengecekan kesehatan yang telah disiapkan.

Rencana keberangkatan kedua kloter ini dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, di mana kloter 1 akan lepas landas menuju Tanah Suci pukul 09.30 WIB, disusul oleh kloter dua pada pukul 13.55 WIB.

Namun, para jemaah sudah diharapkan untuk bersiap-siap lebih awal, dengan jadwal keluar dari kamar dan memulai proses pemberangkatan pada pukul 02.00 WIB dini hari.

“Jemaah keluar kamar pukul jam 02:00 WIB untuk proses pemberangkatan,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Florentino Perez Kembali Jadi Presiden Real Madrid, Bakal Tunjuk Mourinho dan Siapkan Galactico Baru

Florentino Perez resmi terpilih kembali sebagai Presiden Real Madrid. Ia memenangkan pemilihan yang mempertemukannya dengan…

7 hours ago

Dikontrak 3 Tahun Latih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong: Gue Persija, Gue Champion!

Shin Tae-yong kembali ke Indonesia. Bukan untuk melatih tim nasional. Pelatih asal Korea Selatan itu…

12 hours ago

Sepuluh Outlet Minuman Kopi di Surabaya Dibobol Maling secara Bersamaan dalam Sebulan

Pelaku pencurian dengan cara membobol toko atau gerai kembali meresahkan masyarakat di Surabaya. Sebanyak sepuluh…

17 hours ago

Mengenal Bung Karno Lebih Dekat di Alun-Alun Balai Pemuda Surabya, Dari Masa Muda Hingga Menjadi Pemimpin Bangsa

Banyak orang mengenal Ir. Soekarno sebagai Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Namun, tidak…

18 hours ago

Sepekan, 9.478 Jemaah Haji Sudah Tiba di Surabaya, 6 Masih Dirawat di Tanah Suci

Hingga Minggu (7/6) malam sebanyak 9.478 jemaah dan petugas hingga Kloter 25. Sebanyak 55 jemaah…

22 hours ago

Minyakita Langka Sejak 2 Bulan Terakhir, Harga Melonjak, Warga Surabaya Beralih ke Minyak Curah

Ketersediaan minyak goreng bersubsidi program pemerintah, Minyakita, kini sulit ditemui di pasar-pasar tradisional di Kota…

1 day ago

This website uses cookies.