Optimalkan Fasilitas GBT, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hidupkan Aktivitas Olahraga Berkelanjutan

METROTODAY, SURABAYA – Sarana olahraga yang telah dibangun Pemerintah Kota seperti Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) seharusnya tidak hanya hidup saat ada pertandingan besar seperti Persebaya atau pada acara olahraga tertentu. Melainkan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh berbagai cabang olahraga dan komunitas agar terus menumbuhkan aktivitas serta ekonomi warga.

Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri, mengatakan menghidupkan Stadion GBT dengan tujuan untuk memberikan sarana, khususnya sarana olahraga. Maka sarana olahraga itu harus ada, terus tumbuh kegiatan di situ.

“Kegiatan-kegiatan yang ada di situ harusnya setiap cabang olahraga, khususnya KONI, yang mendesain aktivitas semua sarana yang sudah disediakan oleh Pemkot. Pemkot harus aspiratif, sehingga akan tumbuh keberkahan dan ekonomi terus berjalan. Jangan sampai itu hanya digunakan untuk event-event tertentu saja baru hidup,” Minggu (20/9).

Ia menegaskan sarana tersebut harus menjadi pusat pertemuan komunitas olahraga secara rutin, bukan sepi di hari-hari biasa.

“Cabang olahraga harus aktif di sana, sehingga tempat itu pasti ramai. Tidak hanya setelah Persebaya main atau saat ada event saja. Kalau hanya begitu, perawatannya pun sama saja merugi. Bagaimana agar tidak rugi. Maksimalkan nilai ekonomi setiap investasi APBD yang dikeluarkan, yaitu dengan menumbuhkan keramaian dan aktivitas olahraga yang terus aktif di sana,” jelasnya.

Disinggung soal keluhan warga terkait bau tidak sedap di lokasi tersebut, narasumber menanggapinya dengan pertanyaan balik sekaligus meragukan keluhan itu terjadi secara nyata.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemkot sudah mulai melakukan mitigasi terkait masalah bau, pembakaran sampah, limbah, dan TPA.

Stadion GBT mempunyai kapasitas kapasitas 46 ribu penonton. Ada 60 lahan parkir untuk motor, delapan parkir mobil dan empat bus untuk pemain. Sedangkan disekitar ada sirkuit yang biasanya untuk kejuaraan balap sepeda maupun mobil. Ada juga GOR di area stadion. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Sarana olahraga yang telah dibangun Pemerintah Kota seperti Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) seharusnya tidak hanya hidup saat ada pertandingan besar seperti Persebaya atau pada acara olahraga tertentu. Melainkan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh berbagai cabang olahraga dan komunitas agar terus menumbuhkan aktivitas serta ekonomi warga.

Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri, mengatakan menghidupkan Stadion GBT dengan tujuan untuk memberikan sarana, khususnya sarana olahraga. Maka sarana olahraga itu harus ada, terus tumbuh kegiatan di situ.

“Kegiatan-kegiatan yang ada di situ harusnya setiap cabang olahraga, khususnya KONI, yang mendesain aktivitas semua sarana yang sudah disediakan oleh Pemkot. Pemkot harus aspiratif, sehingga akan tumbuh keberkahan dan ekonomi terus berjalan. Jangan sampai itu hanya digunakan untuk event-event tertentu saja baru hidup,” Minggu (20/9).

Ia menegaskan sarana tersebut harus menjadi pusat pertemuan komunitas olahraga secara rutin, bukan sepi di hari-hari biasa.

“Cabang olahraga harus aktif di sana, sehingga tempat itu pasti ramai. Tidak hanya setelah Persebaya main atau saat ada event saja. Kalau hanya begitu, perawatannya pun sama saja merugi. Bagaimana agar tidak rugi. Maksimalkan nilai ekonomi setiap investasi APBD yang dikeluarkan, yaitu dengan menumbuhkan keramaian dan aktivitas olahraga yang terus aktif di sana,” jelasnya.

Disinggung soal keluhan warga terkait bau tidak sedap di lokasi tersebut, narasumber menanggapinya dengan pertanyaan balik sekaligus meragukan keluhan itu terjadi secara nyata.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemkot sudah mulai melakukan mitigasi terkait masalah bau, pembakaran sampah, limbah, dan TPA.

Stadion GBT mempunyai kapasitas kapasitas 46 ribu penonton. Ada 60 lahan parkir untuk motor, delapan parkir mobil dan empat bus untuk pemain. Sedangkan disekitar ada sirkuit yang biasanya untuk kejuaraan balap sepeda maupun mobil. Ada juga GOR di area stadion. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait