Banyak Pemain Cedera, Tavares Mengaku Siap Bangkit Saat Persebaya Hadapi Adhyaksa di Kalteng

METROTODAY, SURABAYA – Persebaya Surabaya harus puas berbagi satu angka saat menjamu Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9). Bermain di hadapan pendukung sendiri, Bajol Ijo tampil dominan sepanjang pertandingan namun gagal meraih kemenangan.

Head Coach Bernardo Tavares mengakui kekecewaannya sekaligus menilai penampilan anak asuhnya sebenarnya layak menang.

“Menurut saya, di babak pertama kami bisa tampil lebih baik. Kami punya sejumlah peluang nyata. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, tim ini punya pemain-pemain berkualitas dan kalian lihat sendiri hari ini. Sayangnya, satu gol kami dianulir VAR, lalu kami kebobolan lewat situasi bola mati. Pada tendangan sudut pendek, barisan pertahanan kami tidak naik serempak dan kurang menekan penguasaan bola, sehingga bola bisa dikirim ke tiang kedua dan masuk,” ungkap Bernardo.

Ia menambahkan secara statistik Persebaya unggul di segala aspek mulai percobaan gol, tendangan sudut, penguasaan bola,namun satu gol balasan lawan membuat mereka kehilangan dua poin berharga.

“Kami lebih banyak melepaskan tembakan, lebih banyak sepak pojok, menguasai segalanya, tapi tidak mencetak gol kemenangan. Pertandingan yang berintensitas tinggi. Saya apresiasi semangat para pemain. Sekarang kami harus kerja keras untuk pertandingan berikutnya pada 9 Oktober, berusaha meraih poin yang hilang ini di laga tandang,” ujarnya.

Saat ditanya perihal masuknya Sadil Ramdani di babak kedua yang membuat permainan makin tajam, Tavares menjelaskan hal itu berkaitan dengan kondisi fisik pemain.

“Sadil sudah lama tidak bertanding. Rivera cedera, Ernando cedera, Mateus cedera, Alex baru pulih dari cedera. Sadil juga jarang main di Persib, itulah sebabnya dipinjam ke sini. Staminanya belum siap main penuh 90 menit, mereka bukan mesin,” katanya.

“Pemain yang masuk di babak kedua memang tampil tajam di awal, tapi kurang membantu pertahanan di menit-menit akhir. Kami memang mendominasi, tapi sepak bola juga punya tim lawan yang punya pemain-pemain bagus, termasuk pemain timnas. Saya kecewa kami tidak menang, tapi begitulah sepak bola,” jelasnya.

Terkait kondisi Mateus, Tavares mengungkapkan pemain tersebut justru cedera saat sesi latihan ketiga setelah tiba di Surabaya, bukan sisa dari klub sebelumnya.

“Sayang sekali, Mateus cedera saat pemanasan latihan ketiga. Dia berlari sendirian dan tiba-tiba mengalami cedera. Itulah sebabnya kami mendatangkan banyak pemain baru untuk mengisi kekosongan yang terjadi karena cedera dan penurunan performa. Kami berusaha membangun tim dalam kondisi yang tidak mudah,” tuturnya.

Persebaya Surabaya akan kembali melakoni laga tandang pada 9 Oktober mendatang menghadapi Adhyaksa di Stadion Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kapten Persebaya, Toni Firmansyah, turut memohon maaf kepada para pendukung atas hasil yang mengecewakan.

“Pertama-tama saya mohon maaf kepada Bonek dan Bonita. Hasil ini tentu bukan yang kita harapkan. Namun kami akan bekerja lebih keras dan memperbaiki diri di pertandingan selanjutnya,” ujar Toni. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Persebaya Surabaya harus puas berbagi satu angka saat menjamu Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9). Bermain di hadapan pendukung sendiri, Bajol Ijo tampil dominan sepanjang pertandingan namun gagal meraih kemenangan.

Head Coach Bernardo Tavares mengakui kekecewaannya sekaligus menilai penampilan anak asuhnya sebenarnya layak menang.

“Menurut saya, di babak pertama kami bisa tampil lebih baik. Kami punya sejumlah peluang nyata. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, tim ini punya pemain-pemain berkualitas dan kalian lihat sendiri hari ini. Sayangnya, satu gol kami dianulir VAR, lalu kami kebobolan lewat situasi bola mati. Pada tendangan sudut pendek, barisan pertahanan kami tidak naik serempak dan kurang menekan penguasaan bola, sehingga bola bisa dikirim ke tiang kedua dan masuk,” ungkap Bernardo.

Ia menambahkan secara statistik Persebaya unggul di segala aspek mulai percobaan gol, tendangan sudut, penguasaan bola,namun satu gol balasan lawan membuat mereka kehilangan dua poin berharga.

“Kami lebih banyak melepaskan tembakan, lebih banyak sepak pojok, menguasai segalanya, tapi tidak mencetak gol kemenangan. Pertandingan yang berintensitas tinggi. Saya apresiasi semangat para pemain. Sekarang kami harus kerja keras untuk pertandingan berikutnya pada 9 Oktober, berusaha meraih poin yang hilang ini di laga tandang,” ujarnya.

Saat ditanya perihal masuknya Sadil Ramdani di babak kedua yang membuat permainan makin tajam, Tavares menjelaskan hal itu berkaitan dengan kondisi fisik pemain.

“Sadil sudah lama tidak bertanding. Rivera cedera, Ernando cedera, Mateus cedera, Alex baru pulih dari cedera. Sadil juga jarang main di Persib, itulah sebabnya dipinjam ke sini. Staminanya belum siap main penuh 90 menit, mereka bukan mesin,” katanya.

“Pemain yang masuk di babak kedua memang tampil tajam di awal, tapi kurang membantu pertahanan di menit-menit akhir. Kami memang mendominasi, tapi sepak bola juga punya tim lawan yang punya pemain-pemain bagus, termasuk pemain timnas. Saya kecewa kami tidak menang, tapi begitulah sepak bola,” jelasnya.

Terkait kondisi Mateus, Tavares mengungkapkan pemain tersebut justru cedera saat sesi latihan ketiga setelah tiba di Surabaya, bukan sisa dari klub sebelumnya.

“Sayang sekali, Mateus cedera saat pemanasan latihan ketiga. Dia berlari sendirian dan tiba-tiba mengalami cedera. Itulah sebabnya kami mendatangkan banyak pemain baru untuk mengisi kekosongan yang terjadi karena cedera dan penurunan performa. Kami berusaha membangun tim dalam kondisi yang tidak mudah,” tuturnya.

Persebaya Surabaya akan kembali melakoni laga tandang pada 9 Oktober mendatang menghadapi Adhyaksa di Stadion Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kapten Persebaya, Toni Firmansyah, turut memohon maaf kepada para pendukung atas hasil yang mengecewakan.

“Pertama-tama saya mohon maaf kepada Bonek dan Bonita. Hasil ini tentu bukan yang kita harapkan. Namun kami akan bekerja lebih keras dan memperbaiki diri di pertandingan selanjutnya,” ujar Toni. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait