Setelah puas berburu kuliner, para suporter dapat mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan yang menjadi kebanggaan warga Kansas City. Destinasi pertama adalah National WWI Museum and Memorial.
Museum ini merupakan salah satu pusat dokumentasi Perang Dunia I terbesar di dunia dan menjadi landmark paling terkenal di kota tersebut.
Selain koleksi sejarah yang lengkap, pengunjung juga dapat menikmati panorama pusat Kota Kansas City dari menara memorial. Harga tiket masuk dewasa umumnya berkisar 20 hingga 25 dolar AS (Rp325 ribu hingga Rp410 ribu).
Wisata kedua yang direkomendasikan adalah Union Station Kansas City. Bangunan bersejarah yang dibuka sejak tahun 1914 ini kini berfungsi sebagai pusat wisata, museum, area pameran, restoran, dan tempat berbagai acara budaya.
Masuk ke area utama stasiun tidak dipungut biaya, sementara beberapa atraksi berbayar memiliki tarif sekitar 10 hingga 20 dolar AS (Rp160 ribu hingga Rp325 ribu).
Pilihan ketiga adalah Nelson-Atkins Museum of Art. Museum seni ini terkenal dengan koleksi karya seni dari Asia, Eropa, hingga Amerika yang bernilai tinggi.
Salah satu daya tariknya adalah halaman museum yang dipenuhi instalasi raket bulu tangkis raksasa yang menjadi ikon kota.
Menariknya, tiket masuk ke koleksi permanen museum gratis, sementara pameran khusus biasanya dikenakan biaya sekitar 10 hingga 20 dolar AS (Rp160 ribu hingga Rp320 ribu).
Bagi para suporter yang akan menghadiri Piala Dunia 2026, Kansas City menawarkan pengalaman yang berbeda dibanding kota-kota besar seperti New York atau Los Angeles.
Kota ini menghadirkan kombinasi atmosfer sepak bola yang meriah di Arrowhead Stadium, kuliner barbeku kelas dunia, serta berbagai destinasi sejarah dan budaya yang mudah dijangkau. Kansas City berpotensi sebagai “hidden gem” selama kompetisi berlangsung. (ezaar/mt)

