METROTODAY, JAKARTA – Publik sepak bola Indonesia kembali mendapat suguhan laga internasional bergengsi. Klub Liga Inggris, Aston Villa, dipastikan akan menghadapi Indonesia All-Star dalam pertandingan pramusim yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 1 Agustus 2026.
Laga ini menjadi bagian dari tur Asia Aston Villa dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Informasi tersebut diumumkan melalui kanal resmi penyelenggara dan diperkuat oleh agenda pramusim Aston Villa yang telah dirilis klub.
Kedatangan Aston Villa ke Indonesia memiliki nilai tersendiri. Klub asal Birmingham itu saat ini sedang menikmati salah satu fase terbaik dalam sejarah modern mereka setelah berhasil menjuarai kompetisi Liga Europa musim 2025/2026 di bawah arahan pelatih Unai Emery.
Keberhasilan tersebut membuat Villa menjadi salah satu klub Inggris yang paling banyak dibicarakan dalam setahun terakhir, sekaligus memastikan mereka tampil di kompetisi elite Eropa musim depan.
Bagi Indonesia All-Star, pertandingan ini menjadi kesempatan langka untuk mengukur kualitas pemain-pemain terbaik Tanah Air melawan salah satu tim papan atas Eropa. Atmosfer SUGBK yang dikenal mampu menampung lebih dari 77 ribu penonton diprediksi akan menciptakan suasana meriah.
Sebelumnya, stadion yang sama pernah menjadi saksi pertandingan klub-klub elite Eropa melawan Indonesia All-Star, termasuk saat Chelsea menjalani tur Asia pada 2013.
Selain menjadi ajang hiburan bagi suporter, laga ini juga mempunyai nilai komersil dan teknis yang besar. Aston Villa diperkirakan akan membawa sebagian besar skuad utamanya mengingat pertandingan digelar hanya beberapa pekan sebelum dimulainya musim baru.
Nama-nama seperti Ollie Watkins, Morgan Rogers, hingga Emiliano Martinez berpotensi tampil apabila tidak mengalami cedera atau mendapat panggilan khusus dari tim nasional masing-masing.
Kehadiran para pemain tersebut menjadi daya tarik utama bagi pecinta sepak bola Indonesia yang jarang memiliki kesempatan menyaksikan secara langsung.
Menurut agenda pramusim yang telah dipublikasikan, The Villains (julukan Aston Villa) tengah menyusun jadwal persiapan yang cukup padat.
Selain menjalani laga-laga di Eropa, Villa juga merancang tur internasional sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim yang diperkirakan lebih berat setelah keberhasilan mereka di kompetisi Eropa.
Kedua pihak penyelenggara berharap laga ini mampu mengulang kesuksesan berbagai pertandingan internasional yang pernah digelar di Jakarta.
Selain mendongkrak industri olahraga nasional, kehadiran Aston Villa juga dinilai dapat memberi pengalaman berharga bagi pemain lokal yang berkesempatan masuk skuad Indonesia All-Star.
Sejumlah pengamat menilai pertandingan semacam ini penting untuk mempersempit kesenjangan antara kualitas sepak bola Indonesia dan Eropa.
Berdasarkan informasi penjualan yang diumumkan penyelenggara, tiket pertandingan dibagi ke dalam beberapa kategori:
1. Category 3: Rp200.000
2. Category 2: Rp350.000
3. Category 1: Rp500.000
4. VIP Barat: Rp1.000.000
5. VVIP: Rp2.500.000
Harga rilisan tersebut belum termasuk biaya administrasi dan biaya platform penjualan tikey yang dapat berbeda pada masing-masing kanal distribusi. Penjualan tiket dilakukan secara daring melalui platform resmi yang dipilih panitia penyelenggara.
Dengan status Aston Villa sebagai juara Liga Europa dan salah satu tim yang sedang naik daun di Inggris saat ini, laga melawan Indonesia All-Star diperkirakan menjadi laga persahabatan internasional paling bergengsi yang digelar di Indonesia sepanjang tahun 2026.
Jika stadion terisi penuh, pertandingan tersebut berpotensi memecahkan rekor kehadiran penonton untuk laga klub Eropa di kawasan Asia Tenggara. (ezaar/mt)

