Di kubu Uzbekistan, dalam sesi konferensi pers pascalaga, arsitek tim Uzbekistan sekaligus legenda tim nasional Italia, Fabio Cannavaro, mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa spartan anak asuhnya meski sedikit kecewa dengan hasil akhir yang dianggapnya terlalu mencolok.
“Saya katakan kepada para pemain bahwa saya sangat bangga dengan apa yang mereka tampilkan. Tapi kekalahan 3-1 ini terlalu besar dan seperti tidak mencerminkan kerja keras kami di lapangan,” ujar Cannavaro.
Kemenangan atas Uzbekistan mengangkat derajat sementara Kolombia dalam rangka memuncaki Grup K, sementara Uzbekistan wajib bangkit untuk menjaga asa lolos ke fase gugur dari Grup K yang juga dihuni Portugal dan Republik Demokratik Kongo. (ezaar/mt)
Di kubu Uzbekistan, dalam sesi konferensi pers pascalaga, arsitek tim Uzbekistan sekaligus legenda tim nasional Italia, Fabio Cannavaro, mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa spartan anak asuhnya meski sedikit kecewa dengan hasil akhir yang dianggapnya terlalu mencolok.
“Saya katakan kepada para pemain bahwa saya sangat bangga dengan apa yang mereka tampilkan. Tapi kekalahan 3-1 ini terlalu besar dan seperti tidak mencerminkan kerja keras kami di lapangan,” ujar Cannavaro.
Kemenangan atas Uzbekistan mengangkat derajat sementara Kolombia dalam rangka memuncaki Grup K, sementara Uzbekistan wajib bangkit untuk menjaga asa lolos ke fase gugur dari Grup K yang juga dihuni Portugal dan Republik Demokratik Kongo. (ezaar/mt)