Pelajar SMA Tewas Diduga Dibacok di Jalan Sumatera Surabaya Usai Konvoi HUT Persebaya

METROTODAY, SURABAYA – Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) tewas diduga menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam usai mengikuti konvoi peringatan Hari Ulang Tahun Persebaya ke-99. Peristiwa terjadi pada Kamis (18/6) dini hari di kawasan Jalan Sumatera, Surabaya.

Korban berinisial GA, 16 tahun, yang akrab disapa Aldo, beralamat di Desa Turisari, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, dan tercatat sebagai warga Karangpilang Surabaya. Kakak korban, Ellen, mengaku menerima kabar duka dari keluarga sekitar pukul 03.00 dini hari.

“Jam 3 dikabari keluarga kalau adik saya sudah di Rumah Sakit Ubaya. Setelah ditangani sekitar setengah jam, ternyata ia sudah meninggal dunia. Diduga kena celurit atau dibacok,” ujar Ellen saat diwawancarai.

WhatsApp Image 2026-06-18 at 21.20.25
Seorang pelajar SMA tewas diduga dibacok saat konvoi. (Foto: ilustrasi)

Ellen yang saat itu berada di Bali langsung bergegas pulang ke Surabaya. Menurut keterangan adik ketiganya, korban diduga mengalami peristiwa tersebut di kawasan Tambaksari, Surabaya.

“Lukanya ada di bagian tangan dan bagian lain belum saya ketahui secara pasti, masih menunggu hasil otopsi. Lokasi kejadian diduga di sekitar Tambaksari,” tuturnya.

Ia menceritakan bahwa pada Rabu malam (17/6), Aldo berangkat bersama adik ketiganya mengendarai sepeda motor untuk mengikuti konvoi. Namun, hingga saat ini belum diketahui apakah mereka terpisah rombongan atau bergabung dalam kelompok yang berbeda.

“Ini baru pertama kali ia ikut konvoi, makanya saya sangat terkejut. Aldo adalah anak kelima dari enam bersaudara. Saat ini adik ketiganya masih memberikan keterangan di Polsek Tambaksari,” jelasnya.

Keluarga sangat berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus dan menangkap pelaku.

METROTODAY, SURABAYA – Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) tewas diduga menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam usai mengikuti konvoi peringatan Hari Ulang Tahun Persebaya ke-99. Peristiwa terjadi pada Kamis (18/6) dini hari di kawasan Jalan Sumatera, Surabaya.

Korban berinisial GA, 16 tahun, yang akrab disapa Aldo, beralamat di Desa Turisari, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, dan tercatat sebagai warga Karangpilang Surabaya. Kakak korban, Ellen, mengaku menerima kabar duka dari keluarga sekitar pukul 03.00 dini hari.

“Jam 3 dikabari keluarga kalau adik saya sudah di Rumah Sakit Ubaya. Setelah ditangani sekitar setengah jam, ternyata ia sudah meninggal dunia. Diduga kena celurit atau dibacok,” ujar Ellen saat diwawancarai.

WhatsApp Image 2026-06-18 at 21.20.25
Seorang pelajar SMA tewas diduga dibacok saat konvoi. (Foto: ilustrasi)

Ellen yang saat itu berada di Bali langsung bergegas pulang ke Surabaya. Menurut keterangan adik ketiganya, korban diduga mengalami peristiwa tersebut di kawasan Tambaksari, Surabaya.

“Lukanya ada di bagian tangan dan bagian lain belum saya ketahui secara pasti, masih menunggu hasil otopsi. Lokasi kejadian diduga di sekitar Tambaksari,” tuturnya.

Ia menceritakan bahwa pada Rabu malam (17/6), Aldo berangkat bersama adik ketiganya mengendarai sepeda motor untuk mengikuti konvoi. Namun, hingga saat ini belum diketahui apakah mereka terpisah rombongan atau bergabung dalam kelompok yang berbeda.

“Ini baru pertama kali ia ikut konvoi, makanya saya sangat terkejut. Aldo adalah anak kelima dari enam bersaudara. Saat ini adik ketiganya masih memberikan keterangan di Polsek Tambaksari,” jelasnya.

Keluarga sangat berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus dan menangkap pelaku.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait