Rekomendasi kedua adalah New England Clam Chowder. Yakni sup krim kental berisi kerang, kentang, bawang, dan rempah-rempah yang menjadi hidangan khas kawasan New England.
Banyak wisatawan menyebut hidangan ini sebagai comfort food terbaik saat cuaca dingin. Semangkuk Clam Chowder di restoran pusat Kota Boston biasanya dijual dengan harga 8 hingga 15 dolar AS (Rp130 ribu hingga Rp 245 ribu).
Sementara itu, penggemar makanan manis dapat mencoba Boston Cream Pie, dessert yang bahkan ditetapkan sebagai makanan resmi negara bagian Massachusetts.
Meski namanya “pie”, hidangan ini sebenarnya berupa kue spons berlapis krim vanila dan cokelat. Harga per potongnya biasa berkisar 6 hingga 12 dolar AS (Rp100 ribu hingga Rp195 ribu), sedangkan satu kue utuh dapat mencapai 5-7 kali lipat harga per potong.
Selain kuliner, Boston juga menyimpan sejumlah destinasi wisata yang harus dikunjungi baik sebelum atau sesudah menyaksikan pertandingan Piala Dunia.
Tempat pertama yang direkomendasikan adalah Freedom Trail. Jalur pejalan kaki sepanjang empat kilometer ini menghubungkan 16 situs bersejarah yang berkaitan dengan Revolusi Amerika.
Di sini, pengunjung dapat melihat gereja tua, pemakaman bersejarah, hingga lokasi penting yang menjadi saksi bisu kelahiran negara Amerika Serikat.
Menariknya, menyusuri Freedom Trail dapat dilakukan secara mandiri tanpa dikenai biaya. Kendati demikian, pengunjung yang ingin menyewa pemandu tur harus merogoh kocek sekitar 17 hingga 25 dolar AS per orang (Rp300 ribu hingga Rp445 ribu).

Destinasi kedua adalah Museum of Fine Arts Boston. Museum ini adalah museum seni terbesar di Amerika Utara dengan koleksi lebih dari 450 ribu karya seni dari berbagai belahan dunia. Tarif tiket masuk dewasa berkisar 27 hingga 33 dolar AS (Rp440 ribu hingga Rp540 ribu).
Wisata terakhir yang layak dikunjungi adalah New England Aquarium. Akuarium ini menjadi rumah bagi ribuan satwa laut, termasuk penyu, penguin, dan hiu.

