METROTODAY, VANCOUVER – Belgia akhirnya menunjukkan wajah asli sebagai salah satu kekuatan Eropa di Piala Dunia 2026. Setelah tampil kurang meyakinkan dalam dual aga sebelumnya, De Rode Duivels (julukan Belgia) mengamuk dengan membantai Selandia Baru 5-1 pada laga terakhir Grup G di BC Place, Sabtu (27/6) WIB.
Kemenangan telak ini mengantarkan tim asuhan Rudi Garcia melesat ke puncak klasemen grup sekaligus mengamankan tiket ke babak 32 besar berkat keunggulan selisih gol atas Mesir yang mengoleksi poin sama.
Belgia langsung mengambil setir permainan sejak sepak mula. Dominasi penguasaan bola mereka berbuah gol pembuka melalui Leandro Trossard pada menit ke-28.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Belgia semakin sulit dibendung. Kevin De Bruyne menggandakan keunggulan sebelum Trossard kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat gol keduanya.
Selandia Baru sempat memperkecil ketertinggalan melalui Elijah Just pada menit ke-84 sehingga memunculkan secercah harapan. Namun Belgia merespons dengan cara yang kejam. Romelu Lukaku dan Alexis Saelemaekers menambah dua gol di penghujung laga untuk memastikan kemenangan telak 5-1.
Trossard tampil sebagai bintang lapangan berkat dua gol yang dicetaknya, sementara Kevin De Bruyne mengukir sejarah sebagai pencetak gol tertua Belgia di ajang Piala Dunia pada usia 34 tahun.
Romelu Lukaku juga menorehkan rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak Belgia sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi enam gol, melewati catatan legenda Marc Wilmots. Rekor-rekor itu menjadi pelengkap malam sempurna bagi Setan Merah.
Pelatih Rudi Garcia tak ragu memberikan pujian kepada para pemain seniornya yang sempat diragukan banyak pihak sebelum turnamen dimulai.
Menurutnya, pengalaman menjadi faktor pembeda ketika Belgia berada di bawah tekanan. Garcia juga menegaskan kritik yang menyebut skuadnya terlalu tua justru menjadi motivasi tambahan bagi De Bruyne, Lukaku, Trossard untuk membuktikan kualitas mereka di panggung terbesar sepak bola.
Ia menyebut kemenangan atas Selandia Baru sebagai penampilan paling komplet Belgia sejak Piala Dunia dimulai.
METROTODAY, VANCOUVER – Belgia akhirnya menunjukkan wajah asli sebagai salah satu kekuatan Eropa di Piala Dunia 2026. Setelah tampil kurang meyakinkan dalam dual aga sebelumnya, De Rode Duivels (julukan Belgia) mengamuk dengan membantai Selandia Baru 5-1 pada laga terakhir Grup G di BC Place, Sabtu (27/6) WIB.
Kemenangan telak ini mengantarkan tim asuhan Rudi Garcia melesat ke puncak klasemen grup sekaligus mengamankan tiket ke babak 32 besar berkat keunggulan selisih gol atas Mesir yang mengoleksi poin sama.
Belgia langsung mengambil setir permainan sejak sepak mula. Dominasi penguasaan bola mereka berbuah gol pembuka melalui Leandro Trossard pada menit ke-28.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Belgia semakin sulit dibendung. Kevin De Bruyne menggandakan keunggulan sebelum Trossard kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat gol keduanya.
Selandia Baru sempat memperkecil ketertinggalan melalui Elijah Just pada menit ke-84 sehingga memunculkan secercah harapan. Namun Belgia merespons dengan cara yang kejam. Romelu Lukaku dan Alexis Saelemaekers menambah dua gol di penghujung laga untuk memastikan kemenangan telak 5-1.
Trossard tampil sebagai bintang lapangan berkat dua gol yang dicetaknya, sementara Kevin De Bruyne mengukir sejarah sebagai pencetak gol tertua Belgia di ajang Piala Dunia pada usia 34 tahun.
Romelu Lukaku juga menorehkan rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak Belgia sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi enam gol, melewati catatan legenda Marc Wilmots. Rekor-rekor itu menjadi pelengkap malam sempurna bagi Setan Merah.
Pelatih Rudi Garcia tak ragu memberikan pujian kepada para pemain seniornya yang sempat diragukan banyak pihak sebelum turnamen dimulai.
Menurutnya, pengalaman menjadi faktor pembeda ketika Belgia berada di bawah tekanan. Garcia juga menegaskan kritik yang menyebut skuadnya terlalu tua justru menjadi motivasi tambahan bagi De Bruyne, Lukaku, Trossard untuk membuktikan kualitas mereka di panggung terbesar sepak bola.
Ia menyebut kemenangan atas Selandia Baru sebagai penampilan paling komplet Belgia sejak Piala Dunia dimulai.