Vinno menegaskan, pihaknya sama sekali tidak bermaksud menghapus tradisi yang sudah mengakar kuat tersebut, melainkan hanya mengubah medianya agar lebih berkelas dan ramah lingkungan.
“Kami memahami tradisi pemasangan spanduk sudah menjadi bagian dari kultur perayaan ulang tahun Persebaya. Karena itu kami tidak ingin menghilangkan tradisinya, melainkan mengajak teman-teman Bonek bertransformasi dari spanduk konvensional menjadi spanduk videotron,” tuturnya.
Langkah ini juga diambil dengan pertimbangan keamanan kota. Seperti diketahui, lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat pemasangan spanduk, terutama pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), merupakan titik-titik yang dipasangi kamera pengawas atau CCTV.
Alat ini memiliki peran sangat vital bagi aparat kepolisian dalam memantau situasi serta mengungkap berbagai kasus kriminalitas yang terjadi. Seringkali, pemasangan spanduk yang terlalu besar atau banyak justru menutupi pandangan kamera tersebut sehingga fungsinya menjadi tidak maksimal.
Melalui inisiatif ini, Persebaya berharap momen ulang tahun ke-99 ini menjadi tonggak perubahan positif. Di mana kreativitas tinggi para suporter dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap keindahan dan ketertiban kota.
Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa keluarga besar Bonek dan Bonita telah benar-benar naik kelas, semakin dewasa, dan mampu menjadi teladan suporter yang mencintai klub sekaligus mencintai kotanya. (ahm)
Vinno menegaskan, pihaknya sama sekali tidak bermaksud menghapus tradisi yang sudah mengakar kuat tersebut, melainkan hanya mengubah medianya agar lebih berkelas dan ramah lingkungan.
“Kami memahami tradisi pemasangan spanduk sudah menjadi bagian dari kultur perayaan ulang tahun Persebaya. Karena itu kami tidak ingin menghilangkan tradisinya, melainkan mengajak teman-teman Bonek bertransformasi dari spanduk konvensional menjadi spanduk videotron,” tuturnya.
Langkah ini juga diambil dengan pertimbangan keamanan kota. Seperti diketahui, lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat pemasangan spanduk, terutama pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), merupakan titik-titik yang dipasangi kamera pengawas atau CCTV.
Alat ini memiliki peran sangat vital bagi aparat kepolisian dalam memantau situasi serta mengungkap berbagai kasus kriminalitas yang terjadi. Seringkali, pemasangan spanduk yang terlalu besar atau banyak justru menutupi pandangan kamera tersebut sehingga fungsinya menjadi tidak maksimal.
Melalui inisiatif ini, Persebaya berharap momen ulang tahun ke-99 ini menjadi tonggak perubahan positif. Di mana kreativitas tinggi para suporter dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap keindahan dan ketertiban kota.
Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa keluarga besar Bonek dan Bonita telah benar-benar naik kelas, semakin dewasa, dan mampu menjadi teladan suporter yang mencintai klub sekaligus mencintai kotanya. (ahm)