PSG Ukir Sejarah! Taklukkan Arsenal Lewat Adu Penalti dan Raih Gelar Liga Champions Kedua Beruntun

Pelatih PSG Luis Enrique mengaku keberhasilan mempertahankan gelar musim ini terasa lebih berat dibanding musim lalu.

Menurutnya, Arsenal memberikan perlawanan yang sangat sengit sehingga membuat trofi kali ini terasa lebih istimewa.

“Lebih sulit dari tahun lalu karena kami tahu sebelum pertandingan betapa sulitnya bermain melawan Arsenal,” ujar Enrique seusai pertandingan.

Pelatih asal Spanyol itu juga memuji mental para pemainnya yang mampu bangkit setelah tertinggal lebih dahulu dan tetap tenang saat adu penalti.

Di sisi lain, Mikel Arteta menunjukkan sikap sportif meski gagal membawa Arsenal meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Menurut Arteta, PSG saat ini layak disebut sebagai tim terbaik di dunia. “Saya mengucapkan selamat kepada PSG, khususnya Luis Enrique, karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia,” kata Arteta.

Ia menilai kualitas individu para pemain PSG serta kemampuan mereka mengendalikan permainan membuat Arsenal kesulitan mengembangkan strategi sepanjang pertandingan.

Keberhasilan mempertahankan gelar Liga Champions menjadi bukti nyata transformasi PSG di bawah kepemimpinan Luis Enrique.

Setelah bertahun-tahun gagal mewujudkan ambisi menjadi raja Eropa, klub asal Paris kini menjelma menjadi tim yang konsisten di level tertinggi.

Sementara bagi Arsenal, kekalahan ini menjadi pukulan menyakitkan setelah tampil luar biasa sepanjang musim.

Meski gagal membawa pulang trofi, perjalanan hingga final menunjukkan bahwa The Gunners kini kembali menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.

Namun kali ini, Les Parisiens sekali lagi berdiri di puncak Eropa sebagai juara Liga Champions 2025/26. (red/mt)

Pelatih PSG Luis Enrique mengaku keberhasilan mempertahankan gelar musim ini terasa lebih berat dibanding musim lalu.

Menurutnya, Arsenal memberikan perlawanan yang sangat sengit sehingga membuat trofi kali ini terasa lebih istimewa.

“Lebih sulit dari tahun lalu karena kami tahu sebelum pertandingan betapa sulitnya bermain melawan Arsenal,” ujar Enrique seusai pertandingan.

Pelatih asal Spanyol itu juga memuji mental para pemainnya yang mampu bangkit setelah tertinggal lebih dahulu dan tetap tenang saat adu penalti.

Di sisi lain, Mikel Arteta menunjukkan sikap sportif meski gagal membawa Arsenal meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Menurut Arteta, PSG saat ini layak disebut sebagai tim terbaik di dunia. “Saya mengucapkan selamat kepada PSG, khususnya Luis Enrique, karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia,” kata Arteta.

Ia menilai kualitas individu para pemain PSG serta kemampuan mereka mengendalikan permainan membuat Arsenal kesulitan mengembangkan strategi sepanjang pertandingan.

Keberhasilan mempertahankan gelar Liga Champions menjadi bukti nyata transformasi PSG di bawah kepemimpinan Luis Enrique.

Setelah bertahun-tahun gagal mewujudkan ambisi menjadi raja Eropa, klub asal Paris kini menjelma menjadi tim yang konsisten di level tertinggi.

Sementara bagi Arsenal, kekalahan ini menjadi pukulan menyakitkan setelah tampil luar biasa sepanjang musim.

Meski gagal membawa pulang trofi, perjalanan hingga final menunjukkan bahwa The Gunners kini kembali menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.

Namun kali ini, Les Parisiens sekali lagi berdiri di puncak Eropa sebagai juara Liga Champions 2025/26. (red/mt)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait