Pemkot Surabaya Pulangkan Korban Dugaan Penyekapan Calon ART ke Jateng hingga Aceh

METROTODAY, SURABAYA – Korban dugaan penyekapan calon Asisten Rumah Tangga (ART) di Jalan Kedung Anyar, Kecamatan Sawahan dipulangkan ke daerah asal.

Di saat bersamaan, Pemkot juga memperketat pengawasan terhadap seluruh Perusahaan Penempatan Pekerja Rumah Tangga (P3RT) di Kota Pahlawan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Antiek Sugiarti menyampaikan bahwa sebagian besar korban telah berhasil dikembalikan ke keluarga mereka.

“Sebanyak 9 orang sudah dipulangkan. Sementara 1 orang masih dalam proses, karena alamat keluarganya di Tuban sudah tidak ditempati sejak dua tahun lalu,” ujar Antiek, Jumat (30/10).

Antiek menjelaskan proses pemulangan dilakukan dengan beragam pola koordinasi, baik secara mandiri oleh keluarga korban maupun kerja sama dengan Dinas Sosial provinsi dan daerah asal masing‑masing korban.

Satu korban dijemput langsung keluarganya dari Kendal, Jawa Tengah sementara tiga orang dipulangkan melalui program reunifikasi Dinsos Provinsi Jawa Timur berasal dari Ciwidey (Jawa Barat), Pidie (Aceh), dan Tasikmalaya.

Sedangkan lima korban lainnya diantar langsung tim Dinsos Surabaya bekerja sama dengan Dinsos daerah asal yakni Malang, Blitar, Kediri, serta dua orang dari Lumajang.

“Proses pemulangan ini telah dilakukan secara bertahap sejak Rabu hingga Kamis kemarin,” kata Antiek.

Mengenai satu korban yang hingga kini belum berhasil ditemukan keluarganya, Antiek menegaskan pihaknya tidak akan berhenti melakukan pelacakan.

“Korban untuk sementara tinggal di bawah naungan Dinsos Surabaya sambil terus dilakukan pelacakan kontak kerabatnya, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat,” terang Antiek.

Seiring upaya penanganan korban, Pemkot Surabaya juga mengambil langkah‑langkah penertiban terhadap perusahaan‑perusahaan penyalur pekerja rumah tangga.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap seluruh P3RT di wilayah Surabaya.

METROTODAY, SURABAYA – Korban dugaan penyekapan calon Asisten Rumah Tangga (ART) di Jalan Kedung Anyar, Kecamatan Sawahan dipulangkan ke daerah asal.

Di saat bersamaan, Pemkot juga memperketat pengawasan terhadap seluruh Perusahaan Penempatan Pekerja Rumah Tangga (P3RT) di Kota Pahlawan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Antiek Sugiarti menyampaikan bahwa sebagian besar korban telah berhasil dikembalikan ke keluarga mereka.

“Sebanyak 9 orang sudah dipulangkan. Sementara 1 orang masih dalam proses, karena alamat keluarganya di Tuban sudah tidak ditempati sejak dua tahun lalu,” ujar Antiek, Jumat (30/10).

Antiek menjelaskan proses pemulangan dilakukan dengan beragam pola koordinasi, baik secara mandiri oleh keluarga korban maupun kerja sama dengan Dinas Sosial provinsi dan daerah asal masing‑masing korban.

Satu korban dijemput langsung keluarganya dari Kendal, Jawa Tengah sementara tiga orang dipulangkan melalui program reunifikasi Dinsos Provinsi Jawa Timur berasal dari Ciwidey (Jawa Barat), Pidie (Aceh), dan Tasikmalaya.

Sedangkan lima korban lainnya diantar langsung tim Dinsos Surabaya bekerja sama dengan Dinsos daerah asal yakni Malang, Blitar, Kediri, serta dua orang dari Lumajang.

“Proses pemulangan ini telah dilakukan secara bertahap sejak Rabu hingga Kamis kemarin,” kata Antiek.

Mengenai satu korban yang hingga kini belum berhasil ditemukan keluarganya, Antiek menegaskan pihaknya tidak akan berhenti melakukan pelacakan.

“Korban untuk sementara tinggal di bawah naungan Dinsos Surabaya sambil terus dilakukan pelacakan kontak kerabatnya, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat,” terang Antiek.

Seiring upaya penanganan korban, Pemkot Surabaya juga mengambil langkah‑langkah penertiban terhadap perusahaan‑perusahaan penyalur pekerja rumah tangga.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap seluruh P3RT di wilayah Surabaya.

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait