METROTODAY, SURABAYA – Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di kawasan Jalan Taman Apsari dan Jalan Gubernur Suryo, Surabaya Minggu (23/8) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Insiden bermula saat seorang pengemudi Mitsubishi Outlander Sport melaju dari arah selatan ke utara, menabrak taksi listrik yang terparkir, lalu melanjutkan laju dan menabrak seorang pekerja bongkar muat yang sedang menaikkan barang ke pikapnya di depan Alun-Alun Surabaya. Satu orang meninggal dunia.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, menjelaskan kronologi peristiwa bermula saat Mitsubishi Outlander Sport bernopol L 1049 OO yang dikemudikan Erica Natasha Risakotta, 32, melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Taman Apsari.
Saat berbelok ke kiri, pengemudi menabrak taksi listrik VinFast bernopol L 1611 UG yang terparkir di sisi kanan jalan. “Pengemudi kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol,” kata Galih.

Bukannya berhenti, pengemudi tersebut justru melanjutkan perjalanan menuju ke Jalan Gubernur Suryo.
Di depan Alun-Alun Surabaya, kendaraan menabrak Rachmat Praditya Kusuma, 25, yang merupakan pekerja bongkar muat yang sedang menaikkan barang ke pikap Mitsubishi L300 bernopol W 3512 VO yang diparkir di bahu jalan.
“Di samping Alun-alun Surabaya, kendaraan tersebut menabrak korban yang sedang menaikkan barang ke pikap miliknya yang sedang parkir,” tutur Galih.
Akibat tabrakan kedua, Rachmat mengalami luka berat. Ia langsung dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo menggunakan mobil rekan kerjanya, namun nyawanya tak tertolong.
“Korban dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis,” ungkap Galih.
Pengemudi Outlander, Erica Natasha Risakotta, diamankan ke Mapolsek Genteng. Perempuan tersebut diketahui mengemudi tanpa memiliki SIM maupun STNK. Saat kejadian, ia berada dalam kondisi histeris dan di bawah pengaruh minuman beralkohol.
Dari hasil olah TKP awal, polisi menetapkan faktor manusia sebagai penyebab utama kecelakaan. “pengemudi sudah kita amankan dan periksa,” jelasnya.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan diamankan oleh Unit Lantas Polrestabes Surabaya. Penyelidikan lebih lanjut masih berjalan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan bukti di lapangan. (ahm)


