Kloter 30 Debarkasi Surabaya Tunda Kepulangan karena Kepadatan Lalu Lintas Udara di Bandara Jeddah

METROTODAY, SURABAYA – Sepekan lebih kedatangan jemaah dari tanah suci ke Asrama Haji Debarkasi jumlah jemaah yang sudah tiba di tanah air mencapai 10.992 orang dengan 29 kloter.

Meski demikian, ada beberapa keterlambatan kedatangan jemaah dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah menuju ke Bandara Juanda. Hal ini dikarenakan padatnya penerbangan dari seluruh dunia yang akan kembali ke tanah airnya masing-masing usai menunaikan jemaah haji.

Manajer Operasional Saudi Arabia Airlines, Yusuf Rahmani menuturkan bahwa kendala yang terjadi murni disebabkan oleh tingginya kepadatan lalu lintas penerbangan di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

“Kebetulan untuk kepulangan jemaah haji dari Jeddah menuju ke Surabaya, memang ada sedikit kendala. Salah satunya dengan traffic yang super padat di Bandara Jeddah,” ungkapnya, Senin (8/6).

Ia menyebut keterlambatan yang terjadi berkisar antara satu jam hingga satu jam setengah. Hal ini terjadi karena bandara menjadi sangat padat dipenuhi pesawat jemaah haji yang pulang berbarengan dari berbagai negara di dunia.

“Ada beberapa tapi alhamdulillah pesawat kami yang on time, on schedule, ada yang delay kurang lebih 1 jam sampai 1,5 jam. Itu karena, kalau saya lihat reason-nya dikarenakan traffic yang ada di Jeddah Airport. Sangat padat dari seluruh dunia pulang bersamaan. Jadi, hingga menyebabkan pesawat kami dari Jeddah menuju Surabaya ini ada beberapa yang mengalami keterlambatan,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keterlambatan ini bukan merupakan tanggung jawab pihak maskapai penerbangan, melainkan murni karena faktor kepadatan lalu lintas kondisi bandara. Kendati demikian, jemaah tetap dilayani dengan baik.

“Kalau keterlambatannya itu disebabkan oleh maskapai, pastinya akan kami berikan sesuai kewajiban yang harus diberikan kepada tiap-tiap jemaah. Akan tetapi, setelah kami tanyakan ke Jeddah Airport, keterlambatan bukan disebabkan karena dari maskapai. Jadi, hanya di traffic yang super padat di Jeddah Airport,” terangnya.

METROTODAY, SURABAYA – Sepekan lebih kedatangan jemaah dari tanah suci ke Asrama Haji Debarkasi jumlah jemaah yang sudah tiba di tanah air mencapai 10.992 orang dengan 29 kloter.

Meski demikian, ada beberapa keterlambatan kedatangan jemaah dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah menuju ke Bandara Juanda. Hal ini dikarenakan padatnya penerbangan dari seluruh dunia yang akan kembali ke tanah airnya masing-masing usai menunaikan jemaah haji.

Manajer Operasional Saudi Arabia Airlines, Yusuf Rahmani menuturkan bahwa kendala yang terjadi murni disebabkan oleh tingginya kepadatan lalu lintas penerbangan di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

“Kebetulan untuk kepulangan jemaah haji dari Jeddah menuju ke Surabaya, memang ada sedikit kendala. Salah satunya dengan traffic yang super padat di Bandara Jeddah,” ungkapnya, Senin (8/6).

Ia menyebut keterlambatan yang terjadi berkisar antara satu jam hingga satu jam setengah. Hal ini terjadi karena bandara menjadi sangat padat dipenuhi pesawat jemaah haji yang pulang berbarengan dari berbagai negara di dunia.

“Ada beberapa tapi alhamdulillah pesawat kami yang on time, on schedule, ada yang delay kurang lebih 1 jam sampai 1,5 jam. Itu karena, kalau saya lihat reason-nya dikarenakan traffic yang ada di Jeddah Airport. Sangat padat dari seluruh dunia pulang bersamaan. Jadi, hingga menyebabkan pesawat kami dari Jeddah menuju Surabaya ini ada beberapa yang mengalami keterlambatan,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keterlambatan ini bukan merupakan tanggung jawab pihak maskapai penerbangan, melainkan murni karena faktor kepadatan lalu lintas kondisi bandara. Kendati demikian, jemaah tetap dilayani dengan baik.

“Kalau keterlambatannya itu disebabkan oleh maskapai, pastinya akan kami berikan sesuai kewajiban yang harus diberikan kepada tiap-tiap jemaah. Akan tetapi, setelah kami tanyakan ke Jeddah Airport, keterlambatan bukan disebabkan karena dari maskapai. Jadi, hanya di traffic yang super padat di Jeddah Airport,” terangnya.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait