METROTODAY, MEDAN – Langkah awal Timnas Indonesia U-19 di ajang ASEAN U-19 Boys’ Championship (Piala AFF U-19) 2026 berbuah manis. Bertanding di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin (1/6) malam, skuad Garuda Nusantara sukses membungkam Myanmar dengan skor telak 3-0.
Meski menang besar dan mengamankan tiga poin penting di laga perdana Grup A, pelatih kepala Nova Arianto menegaskan dirinya tidak mau cepat puas.
Evaluasi total tetap akan dilakukan, terutama menyoroti mental dan rasa percaya diri para pemainnya yang dinilai belum keluar maksimal.
Indonesia tampil menekan sejak awal, namun rapatnya barisan pertahanan Myanmar sempat membuat lini serang Garuda frustrasi.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-39. Memanfaatkan umpan matang dari sektor kanan, Arkhan Kaka yang dikawal ketat bek lawan berhasil menyontek bola dan membawa Indonesia unggul 1-0 hingga turun minum.
Di babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Masuknya Dimas Wicaksono menjadi pembeda.
Menit 77: Dimas jeli memanfaatkan blunder kiper Myanmar yang gagal mengamankan backpass dari beknya sendiri. Skor berubah 2-0.
Menit 86: Dimas kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan telak Indonesia menjadi 3-0.
Usai laga, Nova Arianto blak-blakan mengenai performa anak asuhnya. Pria yang akrab disapa Cak Nova ini menyebut bahwa permainan di lapangan semalam belum sesuai dengan apa yang ditunjukkan para pemain saat sesi latihan. Musuh terbesar Arkhan Kaka dkk ternyata adalah rasa gugup (nervous).
“Rasa percaya diri mereka belum maksimal, tidak seperti ketika mereka latihan. Jujur harus kami akui penampilan anak-anak belum seperti yang diharapkan.
Namun kami maklum, ini adalah laga internasional pertama mereka. Masih ada demam panggung,” ungkap Nova.
Di sisi lain, pelatih Myanmar, Ryuji Sueoka, mengakui keunggulan tuan rumah. Ia menyebut atmosfer luar biasa di Stadion Utama Sumatera Utara cukup memengaruhi mental bertanding anak asuhnya.
“Kami mengapresiasi kerja keras pemain. Atmosfer stadion ini sangat luar biasa dan berpengaruh besar,” kata Sueoka.
Pada pertandingan lain di grup yang sama, Vietnam juga sukses mencukur Timor Leste dengan skor identik 3-0 lewat hattrick Hoang Chong Hau (2′, 83′, 90′).
Hasil ini membuat Vietnam dan Indonesia kini berada di puncak klasemen sementara Grup A dengan poin dan selisih gol yang sama.
Ujian berikutnya bagi Timnas U-19 adalah menghadapi Timor Leste pada Kamis (4/6) mendatang di stadion yang sama.
Nova Arianto meminta anak asuhnya waspada penuh terhadap potensi kebangkitan lawan yang baru saja menelan kekalahan dari Vietnam.
“Timor Leste tidak bisa dianggap remeh. Mereka pasti melakukan evaluasi dan tidak mau kalah lagi. Motivasi bangkit mereka itulah yang wajib kita antisipasi sejak menit awal,” pungkas Nova. (red/mt)

