15 April 2026, 4:36 AM WIB

KAI Jelaskan Penyebab Lokomotif Berasap dan Keluar Api di Jalan Ahmad Yani Surabaya

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video di media sosial yang menampilkan lokomotif mengeluarkan percikan api saat melintas di kawasan Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Pihak KAI memastikan bahwa fenomena tersebut merupakan kondisi teknis yang wajar dan sama sekali tidak membahayakan keselamatan perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan hal yang umum terjadi pada mesin lokomotif diesel.

“Percikan api yang terlihat pada video tersebut terjadi akibat proses pembakaran bahan bakar diesel yang tidak sempurna di dalam mesin lokomotif. Kondisi ini dapat dipicu oleh peningkatan tenaga atau notch yang tidak dilakukan secara bertahap,” jelas Mahendro.

Lebih detail, ia memaparkan bahwa pada lokomotif jenis CC 201/203, terdapat pengaturan tingkat tenaga atau notch mulai dari level 1 hingga 8.

Apabila peningkatan daya dilakukan secara tiba-tiba, maka berpotensi memunculkan percikan api sesaat dari cerobong asap.

Meski demikian, Mahendro menegaskan bahwa fenomena tersebut bersifat sementara dan tidak berdampak buruk terhadap operasional maupun keselamatan penumpang.

“Kami memastikan bahwa seluruh perjalanan kereta api tetap berjalan dengan aman. Awak sarana, khususnya masinis, telah dibekali kompetensi dan menjalankan operasional sesuai standar yang berlaku,” tegasnya.

Untuk meminimalisir kejadian serupa, KAI Daop 8 Surabaya secara rutin melakukan perawatan berkala pada seluruh armada serta meningkatkan pengawasan operasional agar pembakaran berjalan optimal.

Selain itu, kompetensi masinis juga terus diperkuat, khususnya dalam teknik pengaturan notch yang tepat dan bertahap.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir terhadap apa yang terlihat dalam video tersebut.

“Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selalu menjadi prioritas utama. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan andal, serta memberikan edukasi agar informasi yang diterima masyarakat utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” pungkasnya. (ahm)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video di media sosial yang menampilkan lokomotif mengeluarkan percikan api saat melintas di kawasan Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Pihak KAI memastikan bahwa fenomena tersebut merupakan kondisi teknis yang wajar dan sama sekali tidak membahayakan keselamatan perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan hal yang umum terjadi pada mesin lokomotif diesel.

“Percikan api yang terlihat pada video tersebut terjadi akibat proses pembakaran bahan bakar diesel yang tidak sempurna di dalam mesin lokomotif. Kondisi ini dapat dipicu oleh peningkatan tenaga atau notch yang tidak dilakukan secara bertahap,” jelas Mahendro.

Lebih detail, ia memaparkan bahwa pada lokomotif jenis CC 201/203, terdapat pengaturan tingkat tenaga atau notch mulai dari level 1 hingga 8.

Apabila peningkatan daya dilakukan secara tiba-tiba, maka berpotensi memunculkan percikan api sesaat dari cerobong asap.

Meski demikian, Mahendro menegaskan bahwa fenomena tersebut bersifat sementara dan tidak berdampak buruk terhadap operasional maupun keselamatan penumpang.

“Kami memastikan bahwa seluruh perjalanan kereta api tetap berjalan dengan aman. Awak sarana, khususnya masinis, telah dibekali kompetensi dan menjalankan operasional sesuai standar yang berlaku,” tegasnya.

Untuk meminimalisir kejadian serupa, KAI Daop 8 Surabaya secara rutin melakukan perawatan berkala pada seluruh armada serta meningkatkan pengawasan operasional agar pembakaran berjalan optimal.

Selain itu, kompetensi masinis juga terus diperkuat, khususnya dalam teknik pengaturan notch yang tepat dan bertahap.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir terhadap apa yang terlihat dalam video tersebut.

“Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selalu menjadi prioritas utama. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan andal, serta memberikan edukasi agar informasi yang diterima masyarakat utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait