4 April 2026, 1:08 AM WIB

Koper Haji Tahun ini Berwarna Silver, Kemenhaj Kota Surabaya Sudah Bagikan 800 Unit ke Jemaah

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Koper jemaah haji asal Kota Surabaya telah didistribusikan kepada para jemaah sejak awal ramadan lalu. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Surabaya menerima dua tahap dengan jumlah 800 unit koper yang terdiri dari satu koper besar, satu koper kecil, tas paspor, dan tas Armuzna.

Penelaah Teknis dan Kebijakan Kemenhaj Kota Surabaya, Nizar Hadi Purnomo, menyampaikan bahwa koper yang diterima dari Kemenhaj Pusat telah seluruhnya dibagikan ke Kantor Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan jemaah mandiri.

“800 koper itu alhamdulillah sudah kita distribusikan semuanya ke KBIH dan jemaah mandiri,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa distribusi koper dilakukan secara bertahap hingga mencapai total 2.538 unit sesuai kuota jemaah haji Kota Surabaya.

“Ya, untuk koper masih diprioritaskan pada kloter awal, sampai saat ini sudah terdistribusi sampai kloter 50. Selanjutnya akan datang lagi bertahap sesuai dengan kloter awal. Jadi tidak mungkin kloter yang belakang itu menerima koper duluan, tentu diprioritaskan untuk kloter yang awal dulu,” paparnya.

Bagi jemaah mandiri atau non-KBIH, koper dapat diambil di kantor Kemenhaj Kota Surabaya setelah mendapatkan informasi.

“Untuk jamaah mandiri bisa mengambil ke Kemenhaj Kota Surabaya. Tentu melalui info dari kami, artinya masih kita prioritaskan kepada jamaah yang di kloter awal. Jadi jamaah mandiri yang di kloter terakhir, mohon maaf untuk saat ini belum bisa menerima karena prioritas untuk jamaah yang di gelombang,” jelas Nizar.

Selain koper, jemaah juga mendapatkan buku manasik haji sebagai panduan ibadah yang dibagikan bersamaan. Dengan waktu keberangkatan tanggal 22 April ke tanah suci, ia memastikan koper akan segera terdistribusi secara lengkap.

“Sampai saat ini, mudah-mudahan sebelum tanggal 21 nanti kloter satu masuk, koper bisa terdistribusi lengkap. Mudah-mudahan harapan kami seperti itu,” tuturnya.

Pembagian koper dimulai sejak awal bulan puasa Ramadan dengan dua tahap pengiriman. “Saat ini sudah dua tahap yang sudah datang pertama 300 koper kedua 500 koper,” imbuhnya.

Nizar juga menyebutkan bahwa warna koper tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Warna koper jemaah haji silver untuk tahun ini.

“Ada beda dengan tahun lalu ya. Kalau tahun lalu kan hitam. Kalau kemarin karakternya tas itu tahun kemarin kan hitam, sekarang silver. Nanti mungkin beberapa petugas itu warnanya kayak warnanya Kemenag, apa kuning emas atau krem itu warnanya seperti itu, agak cerah. Kalau dulu kan hitam petugasnya, warnanya putih gitu kan, kalau ini nanti beda,” ujarnya. Sedangkan untuk petugas, koper yang digunakan berwarna kuning emas. (ahm)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Koper jemaah haji asal Kota Surabaya telah didistribusikan kepada para jemaah sejak awal ramadan lalu. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Surabaya menerima dua tahap dengan jumlah 800 unit koper yang terdiri dari satu koper besar, satu koper kecil, tas paspor, dan tas Armuzna.

Penelaah Teknis dan Kebijakan Kemenhaj Kota Surabaya, Nizar Hadi Purnomo, menyampaikan bahwa koper yang diterima dari Kemenhaj Pusat telah seluruhnya dibagikan ke Kantor Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan jemaah mandiri.

“800 koper itu alhamdulillah sudah kita distribusikan semuanya ke KBIH dan jemaah mandiri,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa distribusi koper dilakukan secara bertahap hingga mencapai total 2.538 unit sesuai kuota jemaah haji Kota Surabaya.

“Ya, untuk koper masih diprioritaskan pada kloter awal, sampai saat ini sudah terdistribusi sampai kloter 50. Selanjutnya akan datang lagi bertahap sesuai dengan kloter awal. Jadi tidak mungkin kloter yang belakang itu menerima koper duluan, tentu diprioritaskan untuk kloter yang awal dulu,” paparnya.

Bagi jemaah mandiri atau non-KBIH, koper dapat diambil di kantor Kemenhaj Kota Surabaya setelah mendapatkan informasi.

“Untuk jamaah mandiri bisa mengambil ke Kemenhaj Kota Surabaya. Tentu melalui info dari kami, artinya masih kita prioritaskan kepada jamaah yang di kloter awal. Jadi jamaah mandiri yang di kloter terakhir, mohon maaf untuk saat ini belum bisa menerima karena prioritas untuk jamaah yang di gelombang,” jelas Nizar.

Selain koper, jemaah juga mendapatkan buku manasik haji sebagai panduan ibadah yang dibagikan bersamaan. Dengan waktu keberangkatan tanggal 22 April ke tanah suci, ia memastikan koper akan segera terdistribusi secara lengkap.

“Sampai saat ini, mudah-mudahan sebelum tanggal 21 nanti kloter satu masuk, koper bisa terdistribusi lengkap. Mudah-mudahan harapan kami seperti itu,” tuturnya.

Pembagian koper dimulai sejak awal bulan puasa Ramadan dengan dua tahap pengiriman. “Saat ini sudah dua tahap yang sudah datang pertama 300 koper kedua 500 koper,” imbuhnya.

Nizar juga menyebutkan bahwa warna koper tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Warna koper jemaah haji silver untuk tahun ini.

“Ada beda dengan tahun lalu ya. Kalau tahun lalu kan hitam. Kalau kemarin karakternya tas itu tahun kemarin kan hitam, sekarang silver. Nanti mungkin beberapa petugas itu warnanya kayak warnanya Kemenag, apa kuning emas atau krem itu warnanya seperti itu, agak cerah. Kalau dulu kan hitam petugasnya, warnanya putih gitu kan, kalau ini nanti beda,” ujarnya. Sedangkan untuk petugas, koper yang digunakan berwarna kuning emas. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait