4 February 2026, 7:51 AM WIB

Rangkaian Hari Jadi Sidoarjo, 165 Anak Ikuti Khitan Massal Gratis

METROTODAY, SIDOARJO – Berbagai kegiatan dihelat dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167 Kabupaten Sidoarjo tahun 2026. Salah satunya kegiatan khitan massal gratis. Sebanyak 165 anak mengikuti kegiatan tersebut di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (20/1/2026) pagi.

Anak-anak yang dikhitan tersebut berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo mengerahkan puluhan tenaga kesehatan, baik dari RSUD RT Notopuro Sidoarjo maupun dari berbagai puskesmas di Sidoarjo. Sekali khitan mencapai 20 anak yang siap di tempat tidurnya masing-masing.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sidoarjo Ainun Amalia yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan, kegiatan khitan massal merupakan wujud nyata gotong royong sosial. Pemkab berkolaborasi dengan Baznas Sidoarjo menghadirkan layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

”Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepad Baznas Kabupaten Sidoarjo yang secara konsisten menghadirkan program-program kemaslahatan umat,”ucapnya.

WhatsApp Image 2026-01-21 at 09.21.38
Pemkab Sidoarjo berkolaborasi dengan Baznas Sidoarjo dalam kegiatan khitan massal gratis. (Kominfo Sidoarjo)

Ainun yang membacakan sambutan bupati menyampaikan bahwa zakat, infak, dan sedekah mampu menjadi kekuatan sosial yang luar biasa. Zakat yang dikelola dengan amanah mampu menjadi jembatan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, hal itu telah dilakukan Baznas Sidoarjo yang mampu menghadirkan zakat untuk kesejahteraan masyarakat.

”Di tengah tantangan ekonomi sosial yang terus berkembang, kehadiran Baznas Kabupaten Sidoarjo menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan inklusif berkelanjutan, Sidoarjo tangguh,” paparnya.

Pemerintah terus berkomitmen menghadirkan kebijakan dan program yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat. Khususnya kelompok rentan yang membutuhkan melalui sinergitas dengan Baznas, dunia usaha, dan lembaga sosial lainnya.

”Dengan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, kita yakin Kabupaten Sidoarjo akan tumbuh menjadi daerah yang kuat secara ekonomi, kokoh secara sosial dan berkarakter secara budaya,” katanya.

Disampaikannya, khitan bukan hanya tentang kesehatan dan syariat agama. Namun, juga menjadi tradisi sosial dan ikhtiar membentuk generasi yang sehat, bersih, dan berakhlak mulia. Bupati mengucapkan terima kasih kepada para orang tua dari anak-anak yang mengikuti khitan massal.

“Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat iman, cerdas pikiran dan luhur akhlaknya, untuk anak-anakku yang dikhitan, kalian adalah anak-anak hebat, anak-anak pemberani, proses ini adalah langkah awal proses kedewasaan serta tanggung jawab dan kemandirian,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sidoarjo M. Chasbil Aziz Salju Sodar mengatakan bahwa khitan massal gratis menjadi agenda rutin Baznas Sidoarjo saat Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda). Tahun ini ada 165 anak yang ikut kegiatan khitan massal. Selain memperoleh suvenir dari Baznas Sidaorjo, peserta khitan mendapatkan uang tunai Rp 250 ribu. Suvenir berupa sarung, busana muslim, dan kopiah serta celana hitam dan tas sekolah diberikan kepada masing-masing anak.

Pihaknya juga bekerja sama dengan PT Siantar Top dan Bank Jatim untuk memberikan goodie bag kepada anak-anak yang dikhitan. ”Tujuan khitan ini untuk meringankan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.

Ima, warga Desa Keboananom, Gedangan, mengaku gembira ikut khitan massal gratis. Permintaan anaknya untuk dikhitan tahun ini diwujudkan Pemkab Sidoarjo. Diceritakannya, putranya yang masih duduk di kelas 4 SD mendadak ingin dikhitan. Keinginan putranya tersebut secara kebetulan bersamaan dengan info program khitan massal gratis yang diselenggarakan Pemkab Sidoarjo.

“Ayahe tahu dari internet, ikut khitan ya mendadak karena Adif (anaknya) minta dikhitan,” ujar Ima. (red/MT)

METROTODAY, SIDOARJO – Berbagai kegiatan dihelat dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167 Kabupaten Sidoarjo tahun 2026. Salah satunya kegiatan khitan massal gratis. Sebanyak 165 anak mengikuti kegiatan tersebut di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (20/1/2026) pagi.

Anak-anak yang dikhitan tersebut berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo mengerahkan puluhan tenaga kesehatan, baik dari RSUD RT Notopuro Sidoarjo maupun dari berbagai puskesmas di Sidoarjo. Sekali khitan mencapai 20 anak yang siap di tempat tidurnya masing-masing.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sidoarjo Ainun Amalia yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan, kegiatan khitan massal merupakan wujud nyata gotong royong sosial. Pemkab berkolaborasi dengan Baznas Sidoarjo menghadirkan layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

”Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepad Baznas Kabupaten Sidoarjo yang secara konsisten menghadirkan program-program kemaslahatan umat,”ucapnya.

WhatsApp Image 2026-01-21 at 09.21.38
Pemkab Sidoarjo berkolaborasi dengan Baznas Sidoarjo dalam kegiatan khitan massal gratis. (Kominfo Sidoarjo)

Ainun yang membacakan sambutan bupati menyampaikan bahwa zakat, infak, dan sedekah mampu menjadi kekuatan sosial yang luar biasa. Zakat yang dikelola dengan amanah mampu menjadi jembatan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, hal itu telah dilakukan Baznas Sidoarjo yang mampu menghadirkan zakat untuk kesejahteraan masyarakat.

”Di tengah tantangan ekonomi sosial yang terus berkembang, kehadiran Baznas Kabupaten Sidoarjo menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan inklusif berkelanjutan, Sidoarjo tangguh,” paparnya.

Pemerintah terus berkomitmen menghadirkan kebijakan dan program yang berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat. Khususnya kelompok rentan yang membutuhkan melalui sinergitas dengan Baznas, dunia usaha, dan lembaga sosial lainnya.

”Dengan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, kita yakin Kabupaten Sidoarjo akan tumbuh menjadi daerah yang kuat secara ekonomi, kokoh secara sosial dan berkarakter secara budaya,” katanya.

Disampaikannya, khitan bukan hanya tentang kesehatan dan syariat agama. Namun, juga menjadi tradisi sosial dan ikhtiar membentuk generasi yang sehat, bersih, dan berakhlak mulia. Bupati mengucapkan terima kasih kepada para orang tua dari anak-anak yang mengikuti khitan massal.

“Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat iman, cerdas pikiran dan luhur akhlaknya, untuk anak-anakku yang dikhitan, kalian adalah anak-anak hebat, anak-anak pemberani, proses ini adalah langkah awal proses kedewasaan serta tanggung jawab dan kemandirian,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sidoarjo M. Chasbil Aziz Salju Sodar mengatakan bahwa khitan massal gratis menjadi agenda rutin Baznas Sidoarjo saat Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda). Tahun ini ada 165 anak yang ikut kegiatan khitan massal. Selain memperoleh suvenir dari Baznas Sidaorjo, peserta khitan mendapatkan uang tunai Rp 250 ribu. Suvenir berupa sarung, busana muslim, dan kopiah serta celana hitam dan tas sekolah diberikan kepada masing-masing anak.

Pihaknya juga bekerja sama dengan PT Siantar Top dan Bank Jatim untuk memberikan goodie bag kepada anak-anak yang dikhitan. ”Tujuan khitan ini untuk meringankan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.

Ima, warga Desa Keboananom, Gedangan, mengaku gembira ikut khitan massal gratis. Permintaan anaknya untuk dikhitan tahun ini diwujudkan Pemkab Sidoarjo. Diceritakannya, putranya yang masih duduk di kelas 4 SD mendadak ingin dikhitan. Keinginan putranya tersebut secara kebetulan bersamaan dengan info program khitan massal gratis yang diselenggarakan Pemkab Sidoarjo.

“Ayahe tahu dari internet, ikut khitan ya mendadak karena Adif (anaknya) minta dikhitan,” ujar Ima. (red/MT)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait