35 Bangunan PKL di Embong Blimbing Surabaya Dibongkar untuk Normalisasi Saluran Air

Para pedagang diketahui memahami status kepemilikan lahan tersebut dan tidak keberatan dengan langkah yang diambil pemerintah.

“Pedagang juga memahami bahwa lokasi yang ditempati adalah lahan milik Pemkot. Jadi mereka sangat mengerti ketika pemerintah ingin membangun di atas lahan tersebut,” katanya.

Pemkot Surabaya memberikan dua alternatif solusi bagi para pedagang: mencari lokasi usaha secara mandiri atau direlokasi ke Sentra Wisata Kuliner (SWK).

“Pertama, bisa mencari lokasi sendiri. Sebagian sudah punya gambaran tempat baru yang tidak melanggar aturan. Kedua, kami tawarkan relokasi ke SWK,” kata Jefry.

Hingga saat ini, sudah ada enam pedagang yang mendaftar pindah ke SWK. Sebagian di antaranya bahkan telah melakukan survei lokasi dan akan segera mulai berjualan.

Pilihan lokasi relokasi mencakup Taman Prestasi, SWK Karah, dan SWK Kasuari di Krembangan.

Menariknya, tidak semua pedagang berasal dari wilayah Kecamatan Genteng. Sebagian besar berasal dari luar daerah seperti Benowo, Siwalankerto, dan Perak.

“Mereka bukan warga Genteng semua. Yang benar-benar tinggal di wilayah Genteng hanya empat orang,” pungkasnya. (ahm)

Para pedagang diketahui memahami status kepemilikan lahan tersebut dan tidak keberatan dengan langkah yang diambil pemerintah.

“Pedagang juga memahami bahwa lokasi yang ditempati adalah lahan milik Pemkot. Jadi mereka sangat mengerti ketika pemerintah ingin membangun di atas lahan tersebut,” katanya.

Pemkot Surabaya memberikan dua alternatif solusi bagi para pedagang: mencari lokasi usaha secara mandiri atau direlokasi ke Sentra Wisata Kuliner (SWK).

“Pertama, bisa mencari lokasi sendiri. Sebagian sudah punya gambaran tempat baru yang tidak melanggar aturan. Kedua, kami tawarkan relokasi ke SWK,” kata Jefry.

Hingga saat ini, sudah ada enam pedagang yang mendaftar pindah ke SWK. Sebagian di antaranya bahkan telah melakukan survei lokasi dan akan segera mulai berjualan.

Pilihan lokasi relokasi mencakup Taman Prestasi, SWK Karah, dan SWK Kasuari di Krembangan.

Menariknya, tidak semua pedagang berasal dari wilayah Kecamatan Genteng. Sebagian besar berasal dari luar daerah seperti Benowo, Siwalankerto, dan Perak.

“Mereka bukan warga Genteng semua. Yang benar-benar tinggal di wilayah Genteng hanya empat orang,” pungkasnya. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait