Umi Erna pelaku terduga pungli di CFD Darmo saat mendatangi langsung Wali Kota Surabaya di rumah dinas Jalan Sedap Malam. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Dua pihak yang menjadi sorotan publik dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Surabaya telah datang menemui Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, untuk meminta maaf.
Kedua pihak tersebut adalah pengurus Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Tambak Wedi serta perempuan yang viral menarik uang di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Darmo atau yang kerap disapa Bu Erna.
Eri menyampaikan kedua belah pihak mengakui kesalahannya. Bahkan, Paguyuban PKL Tambak Wedi telah mengembalikan seluruh uang hasil pungutan kepada para pedagang.
“Ada dua pihak yang datang menemui saya secara bersamaan. Pertama, paguyuban pedagang kaki lima di Tambak Wedi. Kedua, Bu Erna, yang sempat ramai diperbincangkan karena kasus pungutan di kawasan CFD Darmo. Keduanya telah mengakui kesalahannya,” kata Eri, Rabu (29/7).
Eri menjelaskan, paguyuban mengakui telah melakukan penarikan uang kepada pedagang. Setelah kasus dilaporkan, uang langsung dikembalikan dan mereka menyampaikan permintaan maaf.
Sementara itu, Erna mengaku melakukan pungutan lantaran tidak memiliki pekerjaan dan harus menghidupi anak-anaknya.
“Begitu juga dengan Bu Erna yang datang menyampaikan permintaan maaf. Beliau mengatakan bahwa melakukan hal tersebut karena tidak memiliki pekerjaan, sementara harus menghidupi anak-anaknya,” ujar Cak Eri, sapaan akrabnya.
Poin yang membuat Cak Eri merasa lega adalah penegasan dari Bu Erna bahwa tidak ada keterlibatan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam praktik pungutan tersebut. Padahal sebelumnya sempat beredar kabar seolah-olah kedua instansi itu ikut terlibat.
Page: 1 2
Usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persija Jakarta pada laga perdana Grup B Piala Presiden…
Penataan perdagangan unggas di Pasar Baba'an Baru dan Pasar Wonokromo segera diberlakukan. Aturan pokok yang…
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menegaskan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor…
Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam membangun lingkungan yang aman dan ramah bagi anak kembali menuai…
Menghadapi laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 melawan Persebaya Surabaya, Rabu (29/7) malam, PSMS…
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) memastikan seluruh satwa yang berada dalam pengelolaannya…
This website uses cookies.