Categories: Surabaya

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran dan Kematian dalam Handphone.

Program ini dirancang memangkas birokrasi dengan sistem jemput bola, di mana petugas mendatangi rumah warga untuk memproses dokumen secara cepat dan tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Camat Pabean Cantian, Muhammad Januar Rizal, menjelaskan bahwa melalui inovasi ini, warga tidak perlu lagi mengantre di kantor kecamatan, kelurahan, maupun balai RW. Begitu menerima laporan kelahiran atau kematian dari pengurus RT, RW, atau Kader Surabaya Hebat, petugas langsung bergerak.

“Misalnya ada warga yang meninggal dunia, pihak RT/RW akan langsung terhubung dengan kami. Satu hari setelahnya, petugas kami datang ke rumah duka untuk bertakziah sekaligus memproses dokumen. Cukup siapkan dokumen pendukung seperti Kartu Keluarga lama, KTP, dan surat keterangan kematian. Prosesnya hanya sekitar satu jam, Kartu Keluarga baru dan akta kematian sudah jadi,” ujar Januar Rizal, Jumat (19/6).

Layanan yang sama juga berlaku untuk akta kelahiran. Banyak kasus anak usia PAUD, SD, hingga SMP yang terkendala administrasi langsung diselesaikan tim Cak Klepon setelah mendapat laporan dari lingkungan setempat.

Selain kemudahan bagi warga, inovasi ini berdampak pada ketepatan data kependudukan. Selama ini banyak warga menunda mengurus akta kematian karena dianggap rumit, sehingga data tidak akurat.

“Dengan Cak Klepon, data di kecamatan kami diperbarui setiap hari dan lebih valid. Akibatnya, tidak ada lagi kasus warga yang sudah meninggal masih tercatat menerima bantuan sosial. Bantuan benar-benar tepat sasaran bagi yang membutuhkan,” imbuhnya.

Ia mengimbau seluruh warga yang belum melengkapi dokumen kependudukan untuk tidak ragu melapor. “Kami yang akan datang menjemput ke rumah masing-masing. Semuanya gratis tanpa biaya apa pun,” tegasnya.

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

28 minutes ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

57 minutes ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

2 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

2 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

10 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

13 hours ago

This website uses cookies.