44 Pasien Dievakuasi Akibat Kebakaran di RSUD dr. Soetomo Surabaya

Saat ini kondisi lokasi kejadian sudah aman dan terkendali, sementara penyebab pasti kebakaran yang diduga awal korsleting masih dalam proses penelitian pihak berwenang.

Martha menambahkan, saat insiden terjadi, prosedur tanggap darurat langsung diaktifkan dan berkoordinasi erat dengan DPKP serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sesuai standar keamanan, dalam 30 menit pertama sudah dibentuk struktur komando penanganan insiden yang terdiri dari empat koordinator utama: penanganan api, evakuasi pasien, pengamanan peralatan medis, dan pengamanan dokumen rekam medis.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan pasien, keluarga, pengunjung, dan seluruh petugas. Seluruh proses evakuasi dilakukan terukur berdasarkan kondisi klinis masing-masing pasien dan diawasi langsung tenaga medis. Meskipun berpindah ruangan, proses perawatan, pengobatan, dan terapi tetap berjalan sesuai rencana dengan tim dokter dan perawat yang sama agar tidak mengganggu pemulihan pasien,” tegasnya.

Pihaknya memastikan pelayanan medis secara umum masih berjalan, meski ada penyesuaian operasional di beberapa area yang terdampak. Pihaknya juga sedang melakukan evaluasi menyeluruh guna meningkatkan keamanan fasilitas dan sistem keselamatan gedung agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan, petugas keamanan, tim teknis, DPKP, BPBD, aparat terkait, serta masyarakat yang telah membantu penanganan insiden ini dengan cepat dan tertib. RSUD Dr. Soetomo tetap berkomitmen memberikan pelayanan aman, profesional, dan mengutamakan keselamatan pasien dalam situasi apa pun,” pungkasnya. (ahm)

Saat ini kondisi lokasi kejadian sudah aman dan terkendali, sementara penyebab pasti kebakaran yang diduga awal korsleting masih dalam proses penelitian pihak berwenang.

Martha menambahkan, saat insiden terjadi, prosedur tanggap darurat langsung diaktifkan dan berkoordinasi erat dengan DPKP serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sesuai standar keamanan, dalam 30 menit pertama sudah dibentuk struktur komando penanganan insiden yang terdiri dari empat koordinator utama: penanganan api, evakuasi pasien, pengamanan peralatan medis, dan pengamanan dokumen rekam medis.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan pasien, keluarga, pengunjung, dan seluruh petugas. Seluruh proses evakuasi dilakukan terukur berdasarkan kondisi klinis masing-masing pasien dan diawasi langsung tenaga medis. Meskipun berpindah ruangan, proses perawatan, pengobatan, dan terapi tetap berjalan sesuai rencana dengan tim dokter dan perawat yang sama agar tidak mengganggu pemulihan pasien,” tegasnya.

Pihaknya memastikan pelayanan medis secara umum masih berjalan, meski ada penyesuaian operasional di beberapa area yang terdampak. Pihaknya juga sedang melakukan evaluasi menyeluruh guna meningkatkan keamanan fasilitas dan sistem keselamatan gedung agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan, petugas keamanan, tim teknis, DPKP, BPBD, aparat terkait, serta masyarakat yang telah membantu penanganan insiden ini dengan cepat dan tertib. RSUD Dr. Soetomo tetap berkomitmen memberikan pelayanan aman, profesional, dan mengutamakan keselamatan pasien dalam situasi apa pun,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait