Di level akar rumput, program Satu ASN Satu RW dan aplikasi Sayang Warga menjadi ujung tombak. Hal ini dirasakan langsung manfaatnya oleh pengurus lingkungan dan warga.
Boni Wikantono, Ketua RT 2 Perak Barat, menyebutkan bahwa koordinasi kini jauh lebih praktis.
“Mulai dari kerja bakti hingga administrasi, semua dipantau lewat aplikasi Sayang Warga. Verifikasi permohonan sekarang lebih praktis dan transparan, terutama bagi warga yang punya kesibukan tinggi,” ungkap Boni.
Dukungan juga datang dari warga Surabaya, Ella, yang menilai dampak Smart City telah membuat kota jauh lebih tertata.
“Kota jadi lebih bersih dan pelayanan lebih cepat. Pemkot sekarang bisa memantau kondisi kota secara langsung sehingga persoalan lebih cepat ditangani,” pungkasnya. (ahm)
Nasib apes tampaknya sedang memeluk tim nasional Skotlandia. Baru saja peluit pertama dibunyikan di Boston…
Sebanyak 25 karya seni rupa kontemporer hasil kreasi tiga seniman visual Indonesia, yaitu XGO, Anas…
Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…
Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…
Kepercayaan yang diberikan justru berujung ke terali besi. Seperti yang dialami S, 36 tahun, warga…
Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…
This website uses cookies.