Pemantauan via CCTV di seluruh wilayah di Surabaya terpusat melalui Command Center 112 di Gedung Siola. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat fondasi sebagai Smart City melalui transformasi digital yang masif.
Fokus utama pengembangan kini tertuju pada Surabaya Intelligent Transport System (SITS) dan integrasi layanan publik berbasis teknologi guna mewujudkan pelayanan yang cepat, aman, dan nyaman bagi warga.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat perkotaan yang dinamis.
“Kalau dulu Surabaya dikenal sebagai Kota Pahlawan, hari ini Surabaya harus mampu menjadi smart city yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi warganya,” ujar Wali Kota Eri, Kamis (7/5).
SITS kini menjadi tulang punggung mobilitas kota dengan dukungan lebih dari 1.000 titik CCTV yang memantau lalu lintas secara real-time. Keberadaan sistem ini, yang terintegrasi dengan Suroboyo Bus dan feeder Wira-Wiri, terbukti efektif mengubah gaya hidup masyarakat.
Data di Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menunjukkan tren positif penggunaan transportasi umum pada tahun 2023 sebanyak 1,9 juta penumpang, 2024 sebanyak 3,5 juta penumpang, 2025 sebanyak 7 juta penumpang, Maret 2026 mencapai 1,8 juta penumpang (rata-rata 600 ribu/bulan).
Munculnya klaster dugaan infeksi Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius yang saat ini sedang berlayar…
Pemkot Surabaya menambah delapan unit rumah pompa baru pada tahun 2026 ini. Pembangunan fasilitas pengelolaan…
Dirjen Risbang Kemdiktisaintek RI, Dr. Mohammad Fauzan Adziman ST MEng, memberikan dukungan penuh terhadap berbagai…
Pengguna media sosial dituntut untuk bijak dan berhati-hati. Sebab, di era digitalisasi, hoaks, ujaran kebencian,…
Polrestabes Surabaya berhasil membongkar sindikat kelas kakap praktik perjokian dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)…
Seorang jemaah haji hendak kabur dari Asrama Haji Surabaya, Kamis (7/5) malam. Tak hanya itu…
This website uses cookies.