Menteri PKP, Maruarar Sirait, bersama Gubernur Khofifah (depan kanan) dan Wali Kota Eri Cahyadi (belakang) saat meninjau lokasi calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Langkah Pemkot dinilai berhasil menggerakkan ekosistem perumahan sekaligus ekonomi rakyat secara berkelanjutan.
Maruarar langsung melakukan peninjauan ke lokasi calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir.
Menurutnya, alokasi bantuan perumahan di Jawa Timur tahun ini meningkat sangat signifikan, dari sebelumnya hanya 3.000 unit menjadi 33.000 unit. Dan Surabaya menjadi lokomotif utama keberhasilan program ini.
“Di Surabaya ini paling besar. Kami tidak hanya bicara soal rumah yang bocor atau WC mampet, tapi bagaimana ekonomi keluarga terangkat. Kami masukkan program KUR Perumahan melalui Bank BTN dan PNM Mekaar. Bunganya sangat murah, hanya sekitar 0,5 persen per bulan agar tidak ada lagi rentenir,” ujar Maruarar, Senin (4/5).
Menteri Maruarar juga menyoroti efek berganda (multiplier effect) yang diciptakan dari program perbaikan rumah ini.
Dinas Dikbud Kabupaten Sidoarjo resmi menggunakan hak jawab perihal potongan berita yang menyebut ribuan kursi…
Kolombia memastikan kursi di fase gugur Piala Dunia 2026 setelah menundukkan DR Kongo dengan skor…
Timnas Kroasia akhirnya meraih napas Panjang di Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Panama dengan skor…
Pemkot Surabaya secara simbolis menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai…
Timnas Inggris gagal mengunci tiket ke fase gugur Piala Dunia 2026 setelah hanya mampu bermain…
Sebanyak dua kloter jemaah haji asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni Kloter 80 dan Kloter…
This website uses cookies.