Menteri PKP, Maruarar Sirait, bersama Gubernur Khofifah (depan kanan) dan Wali Kota Eri Cahyadi (belakang) saat meninjau lokasi calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Langkah Pemkot dinilai berhasil menggerakkan ekosistem perumahan sekaligus ekonomi rakyat secara berkelanjutan.
Maruarar langsung melakukan peninjauan ke lokasi calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir.
Menurutnya, alokasi bantuan perumahan di Jawa Timur tahun ini meningkat sangat signifikan, dari sebelumnya hanya 3.000 unit menjadi 33.000 unit. Dan Surabaya menjadi lokomotif utama keberhasilan program ini.
“Di Surabaya ini paling besar. Kami tidak hanya bicara soal rumah yang bocor atau WC mampet, tapi bagaimana ekonomi keluarga terangkat. Kami masukkan program KUR Perumahan melalui Bank BTN dan PNM Mekaar. Bunganya sangat murah, hanya sekitar 0,5 persen per bulan agar tidak ada lagi rentenir,” ujar Maruarar, Senin (4/5).
Menteri Maruarar juga menyoroti efek berganda (multiplier effect) yang diciptakan dari program perbaikan rumah ini.
Pengguna media sosial dituntut untuk bijak dan berhati-hati. Sebab, di era digitalisasi, hoaks, ujaran kebencian,…
Polrestabes Surabaya berhasil membongkar sindikat kelas kakap praktik perjokian dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)…
Seorang jemaah haji hendak kabur dari Asrama Haji Surabaya, Kamis (7/5) malam. Tak hanya itu…
Pemkot) Surabaya terus memperkuat fondasi sebagai Smart City melalui transformasi digital yang masif. Fokus utama…
Hingga tahun 2026, tercatat empat taman besar di Kota Pahlawan telah resmi menyandang status tersertifikasi…
Tim kesehatan Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) memberikan perhatian utama dan pengawasan ketat terhadap penyediaan…
This website uses cookies.