Kemdiktisaintek Dorong Hilirisasi Inovasi ITS: Kompor Plasma dan Kendaraan Listrik Jadi Unggulan Pasar Global

​Namun, Fauzan mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi saja tidak cukup. Inovasi harus dibarengi dengan kesiapan aspek pendukung lainnya.

​“Penting bagi seorang peneliti untuk tidak berjalan sendiri, sebab pemodelan pembiayaan, pemahaman perilaku konsumen, hingga kesiapan manufaktur skala besar harus turut diperhatikan. Semua ini perlu disiapkan agar produk benar-benar terhilirkan dengan sempurna,” tuturnya.

​Untuk mempercepat proses tersebut, Kemdiktisaintek akan memfasilitasi pembentukan skema konsorsium yang mempertemukan para ahli dari berbagai bidang keilmuan serta mitra strategis.

​“Diperlukan konsorsium lintas disiplin, mulai dari elektronika, teknik fisika, hingga ekonomi dan hukum untuk mengawal regulasi sekaligus memastikan proses hilirisasi produk berjalan lancar hingga ke tangan masyarakat,” terang Fauzan.

WhatsApp Image 2026-05-08 at 17.08.45
Dirjen Risbang Kemdiktisaintek RI Dr Mohammad Fauzan Adziman ST MEng saat mengunjungi STP ITS dan meninjau berbagai inovasi karya peneliti ITS. (Foto: istimewa)

​Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian ITS, Prof. Ir. Agus Muhamad Hatta ST MSi PhD, menegaskan komitmen ITS untuk terus memperkuat sinergi triple helix akademisi, pemerintah, dan industri.

Ia menilai kehadiran pemerintah dan lembaga investasi nasional seperti Danantara adalah kunci utama.

​“Kehadiran pihak kementerian dan lembaga investasi seperti Danantara diyakini mampu menjembatani celah antara prototipe hasil riset dan produk komersial yang siap dipasarkan,” tegas Agus Muhamad Hatta.

​Namun, Fauzan mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi saja tidak cukup. Inovasi harus dibarengi dengan kesiapan aspek pendukung lainnya.

​“Penting bagi seorang peneliti untuk tidak berjalan sendiri, sebab pemodelan pembiayaan, pemahaman perilaku konsumen, hingga kesiapan manufaktur skala besar harus turut diperhatikan. Semua ini perlu disiapkan agar produk benar-benar terhilirkan dengan sempurna,” tuturnya.

​Untuk mempercepat proses tersebut, Kemdiktisaintek akan memfasilitasi pembentukan skema konsorsium yang mempertemukan para ahli dari berbagai bidang keilmuan serta mitra strategis.

​“Diperlukan konsorsium lintas disiplin, mulai dari elektronika, teknik fisika, hingga ekonomi dan hukum untuk mengawal regulasi sekaligus memastikan proses hilirisasi produk berjalan lancar hingga ke tangan masyarakat,” terang Fauzan.

WhatsApp Image 2026-05-08 at 17.08.45
Dirjen Risbang Kemdiktisaintek RI Dr Mohammad Fauzan Adziman ST MEng saat mengunjungi STP ITS dan meninjau berbagai inovasi karya peneliti ITS. (Foto: istimewa)

​Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian ITS, Prof. Ir. Agus Muhamad Hatta ST MSi PhD, menegaskan komitmen ITS untuk terus memperkuat sinergi triple helix akademisi, pemerintah, dan industri.

Ia menilai kehadiran pemerintah dan lembaga investasi nasional seperti Danantara adalah kunci utama.

​“Kehadiran pihak kementerian dan lembaga investasi seperti Danantara diyakini mampu menjembatani celah antara prototipe hasil riset dan produk komersial yang siap dipasarkan,” tegas Agus Muhamad Hatta.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait