Menurutnya, fasilitasi yang diberikan Pemkot saat ini sudah sangat baik dan merata hingga ke tingkat kampung.
“Saya kira sudah sangat bagus, proses fasilitasinya menjangkau sampai ke kampung-kampung. Ini sangat menghidupkan nuansa kesenian di Surabaya,” ujar Jarmani.
Meski demikian, ia mengimbau agar evaluasi terus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Terkait transformasi lembaga, ia menilai langkah tersebut sangat relevan dan akan membuat tata kelola budaya menjadi lebih baik dan terintegrasi.
“Sangat relevan dengan undang-undang yang ada. Menurut saya tata kelolanya akan lebih baik dengan adanya transformasi ini,” pungkasnya. (ahm)
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menerapkan skema baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun…
Insiden kecelakaan yang menimpa jemaah haji kloter 2 Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo saat mengikuti…
Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menangkap pelaku pembunuhan berinisial Hk, 44 di Jalan Kalimas,…
Suasana tenang Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, mendadak berubah duka setelah Kepala Desa setempat,…
Suasana duka menyelimuti Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (3/4/2026). Kepala Desa setempat, Mujiono,…
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa…
This website uses cookies.