Petugas dibantu warga mengevakuasi korban yang tergeletak bersimbah darah usai dibacok orang tak dikenal di Semampir. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya, Senin (29/4) digemparkan oleh seorang pria yang terkapar bersimbah darah.
Pria bernama Hasan, 30, asal Sampang, Madura dibacok oleh sekelompok orang tak dikenal.
Peristiwa naas itu terjadi saat korban hendak berangkat bekerja membantu kakaknya membangun rumah di Sidotopo Gang VIII.
Menurut kesaksian warga, kejadian berlangsung cepat dan membuat warga yang melihatnya syok.
”Kurang lebih ada 4 orang lah, pakai penutup kepala, ada yang helm full face juga katanya,” ungkap Siswanto, warga setempat.
Menurut Siswanto, warga baru berani mendekat dan mengecek kondisi korban setelah para pelaku kabur ke arah timur. Korban ditemukan memiliki luka sabetan senjata tajam di bagian bawah ketiak.
Diketahui, korban merupakan pendatang baru yang baru tinggal di kawasan tersebut selama 1 hingga 2 bulan terakhir.
Sebelumnya, korban diketahui bekerja di Malaysia dan sempat menetap di Sampang sebelum akhirnya ikut kakaknya ke Surabaya.
”Biasanya berangkat bareng-bareng rekan kerja, tapi hari itu dia berangkat cukup siang. Dia baru tinggal di sini setelah Idul Fitri, ikut kakaknya,” tambah Siswanto.
Hal senada diakui oleh kakak korban, Holimah, 42. Ia mengaku kaget dan tidak mengetahui motif pembunuhan tersebut.
Menurutnya, adiknya adalah orang yang pendiam dan tidak pernah bermasalah dengan siapa pun.
”Di sini baru dua bulan. Adik saya tidak pernah punya masalah dengan warga sekitar. Jadi setelah dari Malaysia itu kembali dulu ke Sampang, baru ikut saya ke Surabaya,” jelasnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini. Tim dari Polsek Semampir dan Polres Tanjung Perak telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah proses penyelidikan selesai, warga pun bahu-membahu membersihkan noda darah yang tertinggal di jalan.
Kanit Reskrim Polsek Semampir, Iptu Suud, menyebutkan bahwa penyelidikan masih berjalan.
”Kasus ini masih kami lakukan penyelidikan ya, dan kasus ini ditarik oleh Polres Tanjung Perak,” jelasnya singkat.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti motif dan identitas pelaku yang diduga melakukan aksi pembacokan tersebut. (ahm)
Usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persija Jakarta pada laga perdana Grup B Piala Presiden…
Dua pihak yang menjadi sorotan publik dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Surabaya telah…
Penataan perdagangan unggas di Pasar Baba'an Baru dan Pasar Wonokromo segera diberlakukan. Aturan pokok yang…
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menegaskan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor…
Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam membangun lingkungan yang aman dan ramah bagi anak kembali menuai…
Menghadapi laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 melawan Persebaya Surabaya, Rabu (29/7) malam, PSMS…
This website uses cookies.