Categories: Surabaya

Hindari Macet dan Bau, Pengangkutan Sampah di Surabaya Kini Dialihkan pada Malam Hari

METROTODAY, SURABAYA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mengubah jadwal pengangkutan sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) Benowo. Yang biasanya dilakukan pada siang hari, kini operasional diubah menjadi malam hari demi kenyamanan dan kelancaran arus kota.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa perubahan jadwal ini memiliki beberapa tujuan utama. Selain untuk memperlancar proses pengiriman agar TPS terlihat bersih sepanjang hari, kebijakan ini juga bertujuan agar tidak mengganggu aktivitas warga dan lalu lintas di pagi hingga siang hari.

“Jadi, TPS bersih itu kan memberikan kebersihan di Kota Surabaya. Yang kedua, tidak mengganggu lalu lintas, karena kalau truk ke TPA pagi hari dan jam-jam sibuk maka akan mengganggu lalu lintas di Kota Surabaya,” ujar Eri Cahyadi, Jumat (17/4).

Selain aspek kelancaran lalu lintas, pengangkutan di malam hari dinilai lebih efektif karena perjalanan lebih cepat. Hal ini juga berdampak pada pengurangan bau yang menyengat selama perjalanan serta efisiensi operasional kendaraan.

“Kami bisa efisiensi terkait BBM dan efisiensi keausan mobil, karena dengan kelancaran operasional ini, penggunaan BBM juga akan semakin berkurang. Sehingga itulah yang menjadi pertimbangan dilakukan malam hari,” jelasnya.

Eri berharap dengan perubahan ini, warga bisa menyambut pagi hari dengan kondisi TPS yang sudah bersih dan tidak terganggu oleh aktivitas pengangkutan sampah saat berangkat kerja.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Surabaya, M. Fikser, menambahkan bahwa pihaknya akan menyesuaikan seluruh sistem dengan volume sampah dan jam operasional baru.

“Semua sampah yang sekarang ada ini kita sesuaikan dengan jam operasional pengambilan. Jadi akan ada perubahan, pengambilan sampah nanti akan berubah pada malam hari supaya tidak mengganggu aktivitas warga,” jelasnya.

Selain jadwal, ada aturan penting lainnya yang ditegaskan. TPS hanya diperuntukkan bagi sampah rumah tangga. Untuk sampah berukuran besar atau sampah kaleng seperti sofa, kasur, dan lemari, dilarang dibuang di TPS dan harus langsung dibawa ke TPA Benowo yang sudah disiapkan lokasi khususnya.

Hingga saat ini, DLH juga tengah melakukan sosialisasi melalui daring kepada pengurus RT/RW untuk menyamakan persepsi dengan para petugas pengangkut sampah terkait aturan dan jadwal yang baru ini. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Abaikan Tekanan Bonek di Stadion GBT, Madura United Fokus Amankan Tiga Poin di Kandang Persebaya

Laga panas bertajuk Derby Jawa Timur akan tersaji pada pekan ke-28 BRI Super League, Jumat…

2 hours ago

Bangkit dari Keterpurukan, Persebaya Siap Hadapi Madura United di GBT Surabaya Malam Ini

Menjelang lanjutan pekan ke-28 BRI Super League, Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan guna menghadapi Madura…

2 hours ago

Polda Jatim Amankan Kokain 22 Kg Senilai Ratusan Juta di Pantai Sumenep, Evakuasi Pakai Helikopter

Polda Jawa Timur mengungkap kasus penemuan narkotika jenis kokain dalam jumlah besar yang terdampar di…

3 hours ago

Transisi ke Listrik, Pemkot Surabaya Lelang 85 Unit Kendaraan Operasional Berbahan Bakar Minyak

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat komitmen penghematan energi dan perbaikan kualitas lingkungan dengan melakukan transisi…

6 hours ago

Gudang Isolasi Plastik di Margomulyo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Kebakaran hebat melanda kawasan pergudangan di Jalan Margomulyo, Surabaya, Kamis (16/4) malam. Api dengan cepat…

6 hours ago

Baru Enam Hari Dilantik Presiden Prabowo, Ketua Ombudsman HS Jadi Tersangka Korupsi Nikel

Jabatan Hery Susanto (HS) di pucuk kepemimpinan Ombudsman RI periode 2026–2031 hanya bertahan seumur jagung.…

7 hours ago

This website uses cookies.