Categories: Surabaya

Polda Jatim Amankan Kokain 22 Kg Senilai Ratusan Juta di Pantai Sumenep, Evakuasi Pakai Helikopter

METROTODAY, SURABAYA – Polda Jawa Timur mengungkap kasus penemuan narkotika jenis kokain dalam jumlah besar yang terdampar di pesisir Kabupaten Sumenep, Senin (13/4).

Barang haram seberat 22,226 kilogram ini diperkirakan memiliki nilai ekonomi mencapai Rp 155 miliar, dan menjadi salah satu temuan terbesar di wilayah hukum tersebut.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, menjelaskan bahwa insiden bermula sekitar pukul 11.00 WIB saat seorang warga yang sedang berwisata di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, menemukan sejumlah bungkusan plastik bermerek Bugatti. Warga tersebut segera melaporkannya kepada petugas kepolisian setempat.

Di lokasi, tim gabungan berhasil mengamankan total 23 bungkus yang tersimpan di dalam terpal tebal abu-abu, namun sebagian sudah tercecer.

Karena akses darat terbatas, barang bukti sempat diangkut menggunakan perahu sebelum dibawa ke markas.

“Hasil penimbangan menunjukkan berat bruto mencapai 27,803 kilogram dan berat bersih sekitar 22,226 kilogram. Awalnya uji cepat menunjukkan positif narkotika, tapi saya melihat ada keanehan karena bentuknya tidak seperti sabu. Saya langsung memimpin tim Ditresnarkoba berangkat ke Sumenep menggunakan helikopter untuk memastikan jenis barang haram tersebut,” ungkap Irjen Pol Nanang Avianto, Kamis (16/4).

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, saat menjelaskan temuan kokain senilai ratusan juta di pantai Pasir Putih Kahuripan, Gili Genting, Sumenep. (Foto: istimewa)

Hasil pemeriksaan lanjutan memastikan bahwa barang tersebut adalah kokain murni.

Sebagai perbandingan, harga kokain di pasar gelap mencapai Rp5 juta hingga Rp7 juta per gram, sehingga total nilai dari temuan ini diprediksi tembus Rp155 miliar.

Berdasarkan analisis, diduga paket-paket tersebut sudah mengapung di laut selama beberapa hari.

Hal ini terlihat dari adanya bekas teritip kecil pada kemasan dan kondisi terpal yang sobek, diduga karena terbawa arus dan menabrak karang sebelum akhirnya terdampar di kawasan wisata Pantai Pasir Putih Kahuripan.

Hingga saat ini, polisi belum menutup kemungkinan masih ada paket lain yang terbawa arus atau tenggelam.

“Mengingat barang bukti tersebar di beberapa titik dan kemasan ada yang sobek, kami menduga masih ada kemungkinan paket lain yang hilang. Oleh karena itu, kami masih memerintahkan personel Polairud untuk melakukan pencarian di perairan sekitar guna memastikan tidak ada barang haram yang tersisa,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Florentino Perez Kembali Jadi Presiden Real Madrid, Bakal Tunjuk Mourinho dan Siapkan Galactico Baru

Florentino Perez resmi terpilih kembali sebagai Presiden Real Madrid. Ia memenangkan pemilihan yang mempertemukannya dengan…

11 hours ago

Dikontrak 3 Tahun Latih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong: Gue Persija, Gue Champion!

Shin Tae-yong kembali ke Indonesia. Bukan untuk melatih tim nasional. Pelatih asal Korea Selatan itu…

16 hours ago

Sepuluh Outlet Minuman Kopi di Surabaya Dibobol Maling secara Bersamaan dalam Sebulan

Pelaku pencurian dengan cara membobol toko atau gerai kembali meresahkan masyarakat di Surabaya. Sebanyak sepuluh…

22 hours ago

Mengenal Bung Karno Lebih Dekat di Alun-Alun Balai Pemuda Surabya, Dari Masa Muda Hingga Menjadi Pemimpin Bangsa

Banyak orang mengenal Ir. Soekarno sebagai Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Namun, tidak…

22 hours ago

Sepekan, 9.478 Jemaah Haji Sudah Tiba di Surabaya, 6 Masih Dirawat di Tanah Suci

Hingga Minggu (7/6) malam sebanyak 9.478 jemaah dan petugas hingga Kloter 25. Sebanyak 55 jemaah…

1 day ago

Minyakita Langka Sejak 2 Bulan Terakhir, Harga Melonjak, Warga Surabaya Beralih ke Minyak Curah

Ketersediaan minyak goreng bersubsidi program pemerintah, Minyakita, kini sulit ditemui di pasar-pasar tradisional di Kota…

2 days ago

This website uses cookies.