Categories: Surabaya

Mobil Dinas Berplat Merah L 1901 EP Viral di Medsos Dipakai Mudik, Diklaim Bukan Milik Pemkot Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Pemkot Surabaya menegaskan bahwa kendaraan berpelat merah bernomor L 1901 EP yang viral di media sosial setelah terpantau di Jalan Arteri Nasional Bandarkedungmulyo, Jombang, bukan merupakan mobil dinas milik Pemkot Surabaya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran terhadap nomor polisi kendaraan yang beredar dalam video tersebut.

“Berdasarkan hasil pengecekan melalui database internal kami, kendaraan dengan nomor polisi tersebut bukan milik Pemkot Surabaya,” ujar Wiwiek, Selasa (24/3).

Menurutnya, kendaraan tersebut bukan bagian dari aset Pemkot Surabaya, melainkan milik instansi lain di luar pemerintah kota.

Wiwiek menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya menerapkan mekanisme ketat dalam pengelolaan kendaraan dinas, terutama selama masa libur nasional dan cuti bersama.

Hari terakhir aktivitas perkantoran ditetapkan pada 17 Maret 2026, di mana seluruh kendaraan dinas didata, dikumpulkan, dan diamankan pada sore harinya di beberapa lokasi tertentu seperti halaman Balai Kota Surabaya dan Gedung Siola.

“Sejak sore 17 Maret 2026, seluruh kendaraan dinas telah dikumpulkan dan diamankan, serta tidak digunakan selama masa libur nasional dan cuti bersama Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri. Kendaraan tersebut baru dapat diambil kembali pada 24 Maret 2026,” tegasnya.

Memasuki masa cuti bersama mulai 18 Maret 2026, seluruh kendaraan dinas dalam kondisi tidak digunakan dan baru bisa digunakan sejak siang hari tanggal 24 Maret 2026.

Wiwiek menambahkan, selama periode libur Nyepi dan Lebaran 2026, hanya kendaraan operasional tertentu yang tetap beroperasi, yakni yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

“Kendaraan dinas yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat tetap diizinkan beroperasi, asalkan hanya digunakan untuk menjalankan tugas di wilayah Surabaya,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Waspada Hantavirus di Kapal Pesiar, Pakar Epidemiologi Unair Ungkap Pola Penularannya

Munculnya klaster dugaan infeksi Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius yang saat ini sedang berlayar…

7 hours ago

Pemkot Bangun 8 Rumah Pompa Baru Cegah Banjir, Kontraktor Lelet Dilarang Ikut Lelang

Pemkot Surabaya menambah delapan unit rumah pompa baru pada tahun 2026 ini. Pembangunan fasilitas pengelolaan…

7 hours ago

Kemdiktisaintek Dorong Hilirisasi Inovasi ITS: Kompor Plasma dan Kendaraan Listrik Jadi Unggulan Pasar Global

Dirjen Risbang Kemdiktisaintek RI, Dr. Mohammad Fauzan Adziman ST MEng, memberikan dukungan penuh terhadap berbagai…

7 hours ago

Workshop ‘Bijak Bermedia’: Pelajar Diajak Cerdas Saring Informasi di Era Digital

Pengguna media sosial dituntut untuk bijak dan berhati-hati. Sebab, di era digitalisasi, hoaks, ujaran kebencian,…

10 hours ago

Polrestabes Surabaya Bongkar Joki UTBK: Tarif Tembus Rp 700 Juta, 14 Tersangka Termasuk 3 Dokter Aktif Diamankan

Polrestabes Surabaya berhasil membongkar sindikat kelas kakap praktik perjokian dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)…

17 hours ago

Ingin Sekamar dengan Istri, Jemaah Lansia Asal Jombang Hendak Kabur dari Asrama Haji Surabaya, Kini Dibawa di RS Menur

Seorang jemaah haji hendak kabur dari Asrama Haji Surabaya, Kamis (7/5) malam. Tak hanya itu…

18 hours ago

This website uses cookies.