Categories: Sidoarjo

UMSIDA Kupas Tuntas Supply Chain Modern dalam Webinar Internasional, Kolaborasi Jadi Kunci

METROTODAY, SIDOARJO – Pusat Unggulan Institusi (PUI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menggelar Webinar Internasional bertajuk “Key Challenges in Modern Supply Chain Management” secara daring, pada Senin (26/5/2025). Kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen PUI UMSIDA dalam menjawab tantangan global di bidang Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Sains (IPTEKS). Termasuk juga memperkuat peran sektor produksi barang dan jasa melalui pengelolaan rantai pasok yang efektif dan berdaya saing.

Webinar internasional tersebut menghadirkan empat narasumber, yaitu Dr. Ir. Athika Sidhi Cahyana ST MT (Kepala PUI UMSIDA); Assoc. Prof. Dr. Adam Voak, James Cook University Australia; Dr. Shovella Santy Alrosjid, S.Si M.MT, CSCM, Operations & Supply Chain Management Indonesia: dan Erma Agustiningsih, Amd. Kep (Pebisnis Ikan di Pasar Ikan Sidoarjo).

Acara dibuka dengan sambutan Direktur DRPM Umsida Dr. Sigit Hermawan SE M.Si, CiQar, CRP dan dilanjutkan opening speech Wakil Rektor 3 Dr. Nurdiansyah, MPd. Bertindak sebagai Master of Ceremony (MC) adalah Dr. Sumartik SE., MM dan moderator Nuril Lutvi Azizah, S.Si, M.Si.

Dalam pemaparannya, Dr. Ir. Athika Sidhi Cahyana ST MT., menyoroti manajemen rantai pasok yang sangat diperlukan dalam bagian food loss dan food waste. Itu meliputi kegiatan produksi, pasca panen dan penyimpanan, pemrosesan dan pengemasan, distribusi dan pemasaran serta konsumsi.

Sementara itu, Prof. Adam Voak menekankan bahwa rantai pasok masa depan harus tangguh, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan teknologi. “Kolaborasi lintas sektor dan aksi strategis hari ini akan menentukan keberhasilan esok,” ujarnya.

Pandangan senada juga hadir dari Dr. Shovella Santy Alrosjid, S.Si M.MT, CSCM, Operations & Supply Chain Management Indonesia. Dia menegaskan bahwa supply chain management merupakan fondasi strategis dari bisnis, mesin pendorong kinerja bisnis baik perusahaan maupun individu serta UMKM.

Sedangkan Erma Agustiningsih sebagai pelaku usaha membagikan pengalamannya dalam mengelola bisnis ikan di Sidoarjo. Dia melihat kegiatan usaha ikan yang sangat produktif di Sidoarjo sebagai kota udang dan bandeng sehingga sektor itu patut ‘dilirik’ oleh generasi muda.

Erma mencontohkan mampu menjual ikan dalam 2 ton sehari meski menghadapi tantangan supply chain ,ketidakstabilan persaingan harga dan ketersediaan infrastruktur. ”Sehingga kolaborasi penting dilakukan, terutama untuk menjaga stok bahan baku,” ujarnya.

Kegiatan seminar internasional yang diikuti 330 peserta tersebut diharapkan mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas dan mahasiswa maupun dunia bisnis agar menerapkan supply chain management dengan baik. Dengan begitu, dapat meningkatkan kinerja jangka panjang bagi perusahaan, individu dan UMKM dalam jaringan rantai pasok di tingkat global. Kegiatan ini juga dilakukan dengan harapan mahasiswa mampu berkarir dan siap dalam kegiatan usaha. (*)

Naufal

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

6 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

6 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

6 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

8 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.