Bupati Sidoarjo Subandi menerima penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2025 dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Hotel Shangri-La pada Selasa (29 April 2025). (Foto: Kominfo Sidoarjo)
METROTODAY, SIDOARJO – Momentum bersejarah tercipta. Sejak 2011, baru pada tahun 2025 ini Sidoarjo meraih prestasi Terbaik I Kategori Kabupaten dengan Pembangunan Daerah Terbaik. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan anugerah tersebut kepada Bupati Sidoarjo Subandi.
Penghargaan untuk Kabupaten Sidoarjo itu diterima Bupati Sidoarjo Subandi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Timur di Hotel Shangri-La Surabaya pada Selasa (29 April 2025).
Penghargaan tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Sidoarjo. Sebab, untuk kali pertama sejak Anugerah PPD digelar, Sidoarjo sukses melejit ke posisi puncak sebagai kabupaten dengan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan terbaik di se- Provinsi Jawa Timur.
Anugerah Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) merupakan ajang evaluasi dan apresiasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Ajang PPD juga menilai kinerja pemerintah daerah dalam penyusunan, pelaksanaan, serta pencapaian pembangunan. Termasuk, beragam inovasi yang dihasilkan.
Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan, prestasi terbaik itu merupakan buah kerja sama semua pihak. Aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemkab Sidoarjo, pengusaha dan swasta lainnya, maupun seluruh masyarakat Sidoarjo. Kolaborasi berbagai pihak menjadi faktor utama pendorong pembangunan.
”Ini adalah hasil kerja kolektif dan kolaboratif dari seluruh elemen daerah. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung inovasi dan percepatan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo,” ungkap Bupati Sidoarjo Subandi setelah menerima penghargaan.
Bagi Kabupaten Sidoarjo, penghargaan terbaik PPD 2025 ini bukan sekadar pengakuan formal, melainkan motivasi konkret bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk terus melahirkan inovasi. Membangun sumber daya manusia dan infrastruktur yang selaras, efektif, dan efisien.
Proses seleksi PPD 2025 dilakukan secara ketat dan bertahap. Ada tiga tahapan utama. Masing-masing penilaian teknis dokumen, presentasi dan wawancara, serta verifikasi lapangan.
Setelah tahapan tersebut, Kabupaten Sidoarjo berhasil menunjukkan kapasitas terbaik dalam perencanaan dan eksekusi pembangunan daerah yang berkualitas.
Sebagai bentuk penghargaan tertinggi dalam bidang pembangunan daerah, PPD menjadi indikator penting atas kesiapan dan keseriusan suatu daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Kabupaten Sidoarjo tidak hanya mencatat sejarah baru, tetapi juga menetapkan standar baru dalam pembangunan daerah yang terukur, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. (MT)
Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…
Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…
Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…
Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…
PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…
This website uses cookies.