Categories: Gresik

Rektor UNESA Janjikan Apresiasi Khusus untuk Atlet Gimnastik Gresik yang Meninggal di Rusia

METROTODAY, SURABAYA – Kabar duka menyelimuti dunia olahraga Indonesia. Naufal Takdir Al Bari, atlet gimnastik artistik putra asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, meninggal dunia saat menjalani latihan di Rusia.

Atlet andalan Senam Artistik dan mahasiswa berprestasi yang dipersiapkan untuk Olimpiade Dunia ini menghembuskan nafas terakhirnya di usia muda.

Kabar duka ini sontak mengejutkan civitas akademika UNESA. Naufal merupakan mahasiswa baru UNESA angkatan 2025 dari jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan.

Rektor UNESA, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Naufal.

“Kami sangat kehilangan salah satu putra terbaik Indonesia. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tuturnya, Selasa (30/9).

Naufal menghembuskan nafas terakhir di Penza, Rusia, pada Kamis, 25 September 2025, setelah menjalani perawatan intensif selama 12 hari akibat cedera saat latihan.

Ia tengah mengikuti program pelatihan di The Palace of Sport Training Center Burtasy, Penza, Rusia, bersama empat atlet lain dan dua pelatih yang didukung oleh PPON Kemenpora.

UNESA memastikan akan memberikan apresiasi khusus, termasuk asuransi, serta pendampingan penuh bagi keluarga almarhum.

“Tim dari UNESA bersama Direktorat Kemahasiswaan juga telah mendampingi proses pemulangan jenazah yang diperkirakan tiba di Indonesia dalam beberapa hari ke depan,” tegas Nurhasan yang akrab disapa Cak Hasan.

Kehilangan Naufal merupakan pukulan berat bagi UNESA. Selain sebagai mahasiswa baru, ia juga merupakan atlet nasional yang diproyeksikan untuk tampil di berbagai ajang internasional, termasuk SEA Games Thailand 2025 dan Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.

“Tentunya ini berita yang mengejutkan. Kami tidak hanya mendampingi secara administratif, tetapi juga secara psikologis untuk keluarga yang ditinggalkan,” imbuh Cak Hasan.

Ia menambahkan bahwa Naufal adalah salah satu putra terbaik Indonesia, kebanggaan kampus, bangsa, dan negara.

UNESA berkomitmen untuk terus mengenang jasa dan semangat Naufal, serta memberikan dukungan terbaik bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Kami juga sudah ke rumah almarhum dan bertemu dengan keluarganya. Kami akan berikan dukungan penuh,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

46 minutes ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

1 hour ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

2 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

3 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

10 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

14 hours ago

This website uses cookies.